Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2017   »   Januari   »   

Memandang ke Masa Depan

Minggu, 22 Januari 2017
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Yesaya 26

Bila dalam pasal sebelumnya, pandangan Nabi Yesaya tertuju pada kota yang runtuh menjadi timbunan batu (25:2), dalam pasal 26 ini, Nabi Yesaya menyaksikan kota yang kuat, bertembok dan berbenteng. Perkataan "Pada waktu itu" (26:1) merupakan ungkapan eskatologis (menunjuk ke masa depan atau ke akhir zaman), maka bisa diduga bahwa kota yang kuat, bertembok, dan berbenteng menunjuk kepada kota Yerusalem baru (bandingkan dengan Wahyu 21). Di sana, tidak ada lagi air mata dan kematian (Wahyu 21:4). Kehadiran kota Yerusalem baru itu didahului oleh masa penghakiman Kristus (2 Korintus 5:10; Wahyu 20:11-15). Itulah sebabnya, di kota Yerusalem baru, yang dipersilakan masuk adalah bangsa yang benar dan yang tetap setia (Yesaya 26:2, 7), yaitu umat Allah yang setia memegang teguh iman kepercayaan kepada Yesus Kristus. Oleh karena itu, bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus, saat penghakiman adalah saat yang ditunggu-tunggu (26:8).

Menurut pendapat Anda, apa saja yang bisa membuat seseorang tidak memiliki damai sejahtera dalam menjalani kehidupan? Umumnya, seseorang akan kehilangan damai sejahtera bila dia tidak memiliki pengharapan saat memandang hal-hal yang negatif dalam kehidupan. Memandang ke masa depan itu penting sekali! Banyak orang Kristen yang beranggapan bahwa yang penting adalah masa kini. Pandangan ini bertentangan dengan ajaran Alkitab tentang pengharapan yang tersedia di masa depan! Pengharapan akan masa depan itulah yang akan menghibur dan menguatkan kita saat kita menghadapi kesusahan dan persoalan pada masa kini. Ingatlah bahwa tanggung jawab kita menyangkut masa kini, tetapi pengharapan kita menyangkut masa depan [P]






"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera,
sebab kepada-Mulah ia percaya.
Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya,
sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal."
Yesaya 26:3-4

COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design