Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Mei   »   

Kuasa untuk Menjadi Saksi Kristus

29 Mei 2014
Renungan GEMA
Kenaikan Tuhan Yesus, Pentakosta dan Buah Roh

Peristiwa Kenaikan Kristus Yesus adalah sebuah peristiwa bersejarah yang penting. Allah menggenapi rencana keselamatan-Nya ke dalam sejarah umat manusia melalui satu paket sejarah penebusan di dalam karya Kristus. Peristiwa Kenaikan Yesus tidak bisa dipisahkan dari peristiwa kelahiran, kematian dan kebangkitan Yesus serta Pentakosta. Tanpa kelahiran tidak ada kematian. Tanpa kematian tidak ada kebangkitan dan tanpa kebangkitan tidak ada kenaikan. Dan tanpa kenaikan tidak ada Pentakosta, Roh Kudus dikaruniakan ke dalam diri orang percaya. Oleh sebab itu peristiwa Kenaikan Yesus adalah satu peristiwa yang sangat penting sama dengan kelahiran, kematian, kebangkitan, Pentakosta dan Kedatangan Kristus kembali. Namun demikian, tidak seperti peringatan Jumat Agung (kematian) dan Paskah (kebangkitan)apalagi dibandingkan Natal (kelahiran)peringatan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta hampir-hampir tidak memperoleh perhatian serius dari orang Kristen. Bahkan hampir-hampir tidak terdengar gemanya. Bahkan mungkin banyak orang Kristen yang tidak terlalu menaruh perhatian serius terhadap kedua peristiwa ini. Padahal baik Kenaikan maupun Pentakosta adalah rangkaian peristiwa yang penting dalam sejarah penebusan yang langsung berkaitan dengan keberadaan gereja dan umat Tuhan masa kini. Kenaikan Tuhan Yesus mengingatkan kita akan janji Yesus bahwa anak-anak Tuhan tidak ditinggalkan sendirian di dunia ini. Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus. Janji kedatangan Roh Kudus yang akan tinggal di dalam diri orang percaya itu digenapi pada hari Pentakosta. Roh Kudus sudah datang dan tinggal di dalam diri orang-orang yang percaya kepada Kristus. Roh Kuduslah yang menanamkan kekudusan Allah di dalam diri kita. Ia melakukannya pada saat Ia mengembangkan karakter kita yang seperti Kristuskarakter atau watak yang memperlihatkan buah Roh. Buah Roh menyatakan apa yang Allah harapkan dari umat-Nya dalam watak mereka. Buah Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23). Dalam sebelas hari ke depan kita akan merenungkan serangkaian renungan : mulai dari satu renungan tentang Kenaikan Yesus, sembilan renungan Pra Pentakosta tentang buah Roh dan satu renungan Pentakosta. Saya berdoa kiranya bulan Mei-Juni tahun ini kita dapat memperingati Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta dengan lebih baik dan bermakna dan membawa kita bertumbuh semakin mengasihi Tuhan. [JS]



Kenaikan Kristus

Kamis, 29 Mei 2014

Bacaan Alkitab hari ini: Kisah Para Rasul 1:1-11

Tuhan Yesus naik ke sorga adalah sebuah peristiwa bersejarah yang sungguh-sungguh terjadi. Tetapi sesaat sebelum Yesus naik ke sorga, Ia memberi pesan ini, ...kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Rasul 1:8). Ini adalah sebuah janji Tuhan tentang kedatangan pribadi ketiga dari Allah Tritunggal, yaitu Allah Roh Kudus. Kalau sebuah janji dijanjikan di saat-saat terakhir sebelum berpisah, maka dapat dipastikan janji itu pasti sangat penting supaya diingat dan tidak mudah dilupakan oleh penerima janji. Alkitab mencatat paling tidak tiga kali Tuhan menjanjikan Roh Kudus. Pertama, pada malam terakhir sebelum Tuhan Yesus ditangkap, tiga kali Yesus menjanjikan kedatangan Roh Kudus (Yohanes 14:26, 15:26, 16:7). Kedua, Janji kedatangan Roh Kudus itu dijanjikan Yesus setelah Ia bangkit (Yohanes 20:19-23). Janji yang ketiga, yaitu sesaat sebelum Yesus naik ke sorga, Yesus berkata kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Rasul 1:8). Di sini dihubungkan secara langsung antara kuasa Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus. Ini diucapkan paling akhir sebelum Yesus naik ke sorga menjadi janji dan pesan yang paling penting. Dan dalam kalimat yang paling penting ini Tuhan berbicara tentang menerima kuasa dari Roh Kudus langsung berhubungan dengan menjadi saksi Kristus.

Kenaikan Kristus ke surga bukan hanya merupakan suatu catatan sejarah, tetapi juga suatu amanat bagi kita. Yesus naik ke Sorga dan tugas-Nya dikerjakan oleh kita. Namun kita tidak ditinggalkan sendirian, Ia menjanjikan Roh Kudus yang memberi kita kuasa untuk menjadi saksi-Nya. Barangsiapa merayakan hari kenaikan Tuhan Yesus, dia juga harus mengingat pesan Yesus sebelum Ia naik ke sorga : Pergilah ke seluruh dunia untuk menyaksikan Injil-Nya. [JS]

Kisah Para Rasul 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design