Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Juni   »   

Tuhan atas Hari Sabat

17 Juni 2014
Renungan GEMA
Selasa, 17 Juni 2014

Bacaan Alkitab hari ini: Markus 3

Pemahaman Tuhan Yesus terhadap peraturan-peraturan dalam kitab Taurat berbeda jauh dengan pemahaman para ahli Taurat. Para ahli Taurat berusaha memerinci apa yang termasuk dalam hukum Taurat tanpa memahami maksud sebenarnya dari peraturan tersebut. Akibatnya, hukum Taurat menjadi beban berat bagi orang-orang pada zaman Tuhan Yesus. Akibat lain adalah penerapan dari hukum Taurat menjadi terasa aneh bila kita berpikir dengan akal sehat tanpa sikap apriori (keyakinan terhadap suatu pendapat tanpa berpikir atau tanpa peduli dengan apa yang sebenarnya). Sebagai contoh, orang Yahudi tetap melepaskan ternak mereka pada hari Sabat dan membawa ternak mereka ke tempat minuman. Mereka juga akan segera menolong anak atau ternak mereka yang terperosok ke dalam sumur pada hari Sabat (bandingkan dengan Lukas 13:15; 14:5). Yang aneh, mereka beranggapan bahwa tindakan Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat itu merupakan pelanggaran terhadap peraturan Sabat (Markus 3:1-5).

Bagi Tuhan Yesus, peraturan Sabat—bahkan juga peraturan hukum Taurat yang lain—diberikan Allah bukan untuk menjadi beban yang tidak masuk akal, melainkan diberikan untuik kepentingan manusia (Markus 2:27). Tuhan Yesus adalah penafsir hukum Taurat yang paling tepat karena Dia adalah Tuhan (Penguasa) atas hari Sabat. Memahami maksud sebenarnya dari pemberian hukum Taurat ini penting agar kita tidak salah dalam menerapkan peraturan-peraturan dalam Alkitab. Di Indonesia, kita bisa membaca atau mendengar tentang berbagai keputusan pengadilan yang “aneh” (tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat) yang dilandasi oleh pemahaman yang dangkal tentang hukum. [P]


Markus 2:27-28
Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design