Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Januari   »   

Apa yang Anda Sombongkan?

Kamis, 10 Januari 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Kejadian 11

Manusia tidak berubah. Begitu ada kesempatan untuk menjadi "ciptaan yang baru", Nuh justru bertindak tidak baik: mabuk dan menelanjangi diri sendiri (9:21). Meskipun orang-orang jahat telah dibinasakan semua, kemungkinan untuk berbuat jahat tetap ada di dalam hati keturunan Nuh, seperti yang dilakukan oleh Ham kepada ayahnya. Salah satu keturunan Ham adalah Nimrod. Ia memiliki kerajaan di Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear (10:10). Menara Babel dibangun di tanah Sinear juga (11:2). Nimrod adalah seorang "pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN" (10:9), artinya: Nimrod adalah pemburu terhebat di dunia. Dia memiliki kelebihan dibandingkan orang lain, sehingga ia menjadi pemimpin. Kita tidak mengetahui banyak tentang Nimrod. Ada penafsir Alkitab yang mengatakan bahwa Nimrod adalah sebuah nama gelar, serta menduga bahwa Nimrod adalah Hammurabi, raja pertama Babilonia kuno.

Saat sampai di tanah datar di tanah Sinear, manusia hendak mendirikan kota dan menara yang puncaknya sampai ke langit. Tujuan mereka adalah untuk mencari nama dan agar mereka tidak terserak. Pada zaman Babilonia kuno, sebuah kota menyatakan identitas bangsa, peradaban, dan sebuah kebanggaan. Menara Babel adalah pencapaian terbesar manusia zaman Babilonia kuno dulu. Pembangunan kota dan menara ditujukan bagi kepentingan diri mereka sendiri (ditunjukkan oleh kata "kita" yang muncul sebanyak 4 kali dalam 11:4). Kemungkinan, tujuan mereka adalah mencari nama. Para arkeolog berhasil menemukan puluhan menara yang tinggi dan besar yang dinamakan ziggurat di Mesopotamia (Bandingkan: Ayah Abraham berasal dari Mesopotamia dan Yosua 24:2 menyebut bahwa Terah adalah penyembah allah lain). Ziggurat dipakai sebagai tempat menyembah dewa dan menjadi ikon kebanggaan sebuah kota. Ada kemungkinan juga bahwa menara yang mereka bangun adalah sebuah kuil. Tujuan kuil yang puncaknya sampai ke langit adalah agar dewa dapat turun ke kuil itu, menerima pemujaan, dan memberkati manusia. Akhirnya, Allah turun untuk menghukum mereka dan tidak ada dewa yang turun untuk memberkati mereka. Dosa merusak konsep manusia tentang Allah, sehingga Allah mengacaukan bahasa dan menyerakkan manusia agar pembangunan kota dan menara terhenti. Apakah pengenalan Anda kepada Allah selama ini sudah benar? Apakah tujuan hidup Anda adalah memuliakan Allah atau memuliakan diri sendiri? [Sung]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design