Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Juni   »   

Tuhan Yesus Melihat Hati

21 Juni 2014
Renungan GEMA
Sabtu, 21 Juni 2014

Bacaan Alkitab hari ini: Markus 7

Apa yang penting bagi Tuhan Yesus berbeda dengan apa yang penting bagi orang Farisi. Orang Farisi mementingkan adat istiadat yang bisa dilihat oleh orang banyak, sedangkan Tuhan Yesus mementingkan perbuatan yang dilandasi oleh ketulusan hati. Orang Farisi mementingkan masalah mencuci tangan sebelum makan, sedangkan Tuhan Yesus mengabaikan hal-hal seperti itu (7:2-5). Dengan perkataan lain, Orang Farisi mementingkan kemasan dari hukum Taurat, sedangkan Tuhan Yesus mementingkan inti dari hukum Taurat.

Bagi Tuhan Yesus, inti dari seluruh tuntutan Allah dalam hukum Taurat adalah mengasihi. Bagi orang Farisi, ketaatan kepada rincian aturan—yang oleh Tuhan Yesus disebut sebagai adat istiadat manusia—dianggap lebih penting daripada kewajiban mengasihi (atau menghormati) orang tua (7:9-13). Tuhan Yesus berpandangan bahwa menjaga kondisi hati amat penting karena hati adalah sumber pikiran dan pikiran adalah sumber perbuatan. Bila hati kita baik dan suci, kita akan melakukan hal-hal yang baik dan suci. Bila hati kita busuk, kita akan sulit menghindari perbuatan yang jahat (7:20-23; Amsal 4:23). Bila kita mengikuti berbagai aturan, tetapi hati kita sebenarnya jahat, ketaatan kita hanya merupakan kemunafikan. Bila hati kita baik dan suci, ketaatan kita akan dilandasi oleh ketulusan. Terhadap para ahli Taurat yang mementingkan adat istiadat, Tuhan Yesus memberikan terguran keras, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” (Markus 7:6b-8). [P]


1 Samuel 16:7b
“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;
manusia melihat apa yang di depan mata,
tetapi TUHAN melihat hati.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design