Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Maret   »   

Tatkala Hidup Tidak Sesuai Rencana

Sabtu, 30 Maret 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Matius 11

Sewaktu Tuhan Yesus mengajar, memberitakan Injil dan memberi pesan kepada para murid-Nya, Dia didatangi para murid Yohanes Pembaptis yang menyampaikan pertanyaan Yohanes Pembaptis yang saat itu sedang di penjara dan meragukan apakah Tuhan Yesus adalah Mesias yang dijanjikan atau bukan. Kemudian, Tuhan Yesus mengecam beberapa kota yang tak mau bertobat, sekalipun Dia telah banyak melakukan mukjizat di sana. Pasal ini ditutup dengan doa dan ajakan Tuhan Yesus untuk datang kepada-Nya (11:28-30). Di bagian ketiga Injil Matius ini (pasal 11-13), kita akan memperhatikan respons terhadap Tuhan Yesus. Di pasal 11 ini, disampaikan respons penolakan terhadap undangan pertobatan kepada beberapa kota serta keraguan sahabat dekat Tuhan Yesus, yaitu Yohanes Pembaptis.

Bagaimana mungkin Yohanes Pembaptis yang semula amat mempercayai Tuhan Yesus sehingga Ia berkata kepada para muridnya, "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia" (Yohanes 1:29), di pasal ini bisa bertanya, "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?" Apa yang terjadi dengan Yohanes Pembaptis? Saat berada di dalam penjara, Yohanes telah mendengar tentang pekerjaan Kristus (Matius 11:2). Yohanes percaya bahwa Mesias adalah hakim yang akan menghakimi orang yang tidak menghasilkan buah yang baik (3:10-12), tetapi ternyata orang-orang yang jahat belum menerima penghakiman. Walaupun Tuhan Yesus berkata bahwa Ia akan menghakimi orang yang tidak mau bertobat, tujuan kehadiran Tuhan Yesus di dunia ini adalah untuk memanggil orang berdosa agar kembali kepada-Nya (Yohanes 3:17).

Saat hidup tidak berjalan sesuai dengan rencana, kita dapat mencurigai kebaikan Allah. Saat berada dalam penderitaan dan sakit penyakit, ingatlah kepada Tuhan Yesus, Dialah Pribadi yang paling mengerti kondisi kita. Dialah yang paling mengerti penderitaan yang kita alami, karena Dia juga telah mengalami penderitaan. Untuk menebus kita dari hukuman dosa, Dia menanggung penderitaan yang tidak semestinya Ia tanggung. Dia menyertai kita selama-lamanya dan memanggil kita, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (11:28). Datanglah kepada Tuhan Yesus yang dapat memberikan kelegaan yang sejati! [FL]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design