Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Maret   »   

Tetap Mengasihi Walau Ditolak

Minggu, 31 Maret 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Matius 12

Pada pasal ini, respons penolakan dari pemimpin-pemimpin agama Yahudi terlihat jelas. Mereka berusaha menjebak Tuhan Yesus dengan cara mencari kesalahan melalui jebakan hukum hari Sabat (12:1-14). Kemudian, Tuhan Yesus dituduh menggunakan kuasa roh jahat untuk menyembuhkan orang yang buta dan bisu (12:22-45). Bagaimana respon Tuhan Yesus? Dia mengatakan bahwa "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat" (12:8), dan Ia memperbolehkan berbuat baik pada hari Sabat (12:12), karena bukan pelaksanaan hukum yang Tuhan Yesus utamakan, tetapi belas kasihan (12:7). Kemudian, Matius memperlihatkan bahwa ada kontras yang jelas antara model pelayanan Tuhan Yesus yang penuh kelembutan dengan perjuangan kaum zelot yang memilih jalur politik dan kekerasan (12:19). Tuhan Yesus menggenapi nubuat tentang Mesias yang dijanjikan di kitab Yesaya. Kita melihat suatu karakter yang agung di dalam diri Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tahu bahwa saat Ia datang, Ia akan menerima penolakan, tetapi Ia tetap datang ke dalam dunia yang akan menolak Dia. Bahkan, Ia tetap mengasihi, bahkan rela menderita sampai mati bagi manusia berdosa yang menolak Dia. Dialah Tuhan dan Juruselamat kita! Adakah ilah lain yang mempunyai karakter yang begitu agung seperti Tuhan kita? Tidak ada! Dialah satu-satunya Allah yang agung dan mulia. Tuhan Yesus tiada tara. Dialah sumber pengharapan umat manusia (12:21).

Setelah melihat kelemahlembutan Tuhan Yesus yang melayani tanpa paksaan, seharusnya kita tidak mengabaikan keperluan memberi respons yang tepat. Tuhan Yesus mengingatkan adanya sikap yang tidak dapat diampuni, yaitu menghujat Roh Kudus (12:31). Konteks ayat ini menjelaskan bahwa menghujat Roh Kudus adalah sikap tidak percaya terhadap karya Allah Roh Kudus dalam karya penebusan Tuhan Yesus. Respons manusia yang paling tepat adalah percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat . Apakah saat ini hati Anda dipenuhi rasa syukur karena Yesus Kristus telah memilih dan menyelamatkan Anda dari jurang dosa dan kesia-siaan hidup? Apakah Anda mau meniru Tuhan Yesus yang tetap mengasihi walaupun mendapat penolakan? Apakah sumber kekuatan Anda untuk terus mengasihi saat kasih Anda ditolak? Sumber kekuatan kita adalah pengalaman menerima kasih sejati tanpa syarat dari Tuhan Yesus (1 Yohanes 3:16; 4:19). [FL]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design