Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   April   »   

Tuhan Yesus Bangkit dari Kematian

Minggu, 21 April 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Matius 28:1-15

Dua orang bernama Maria pagi-pagi buta datang ke kuburan Tuhan Yesus setelah hari Sabat lewat. Kemungkinan, mereka ingin menyelesaikan perawatan mayat Tuhan Yesus yang dilakukan secara buru-buru sebelum dikuburkan. Tak disangka bahwa mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus, karena Ia sudah bangkit. Bacaan hari ini mengungkapkan dua kebenaran tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Pertama, kebangkitan Tuhan Yesus adalah fakta sejarah. Untuk membuktikan ke-bangkitan Tuhan Yesus, penulis menampilkan sejumlah saksi mata dengan identitas yang jelas, yakni dua perempuan pengikut Tuhan Yesus dan para serdadu yang ditugaskan untuk menjaga kuburan-Nya. Bukti lain adalah kuburan kosong yang setiap saat dapat dikunjungi oleh siapa pun juga. Kedua bukti obyektif di atas telah menyangkal kebohongan yang diciptakan oleh para imam kepala dan tua-tua bahwa mayat-Nya dicuri oleh para murid sewaktu para serdadu penjaga sedang tertidur. Kedua, Tuhan Yesus bangkit secara jasmaniah. Malaikat Tuhan memberi tahu kedua perempuan tersebut bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Selanjutnya, mereka masuk ke kuburan-Nya dan melihat bahwa mayat-Nya sudah tidak berada di sana. Dalam perjalanan untuk mewartakan berita ini kepada para murid, kedua perempuan tersebut bertemu dengan Tuhan Yesus yang tidak hanya berbicara dengan mereka, tetapi juga mengizinkan kaki-Nya dipeluk. Fakta bahwa kedua perempuan tersebut mengenal-Nya membuktikan bahwa Tuhan Yesus bangkit dalam tubuh yang sama dengan tubuh ketika Ia mati.

Berdasarkan dua kebenaran di atas, kita dapat meyakini bahwa Tuhan Yesus bangkit pada hari ketiga setelah kematian-Nya. Kita juga dapat menyangkal pengajaran salah yang berkaitan dengan kebangkitan Tuhan Yesus, baik teori yang mengajarkan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah bangkit karena Ia sebenarnya sedang pingsan ketika dikuburkan maupun teori yang mengajarkan bahwa para murid berhalusinasi bahwa Tuhan Yesus telah bangkit atau bahwa Tuhan Yesus hanya bangkit secara rohani atau semangat, tidak secara fisik.

Kebangkitan Tuhan Yesus telah mengalahkan musuh terbesar umat manusia, yakni kematian. Karena itu, kita memiliki pengharapan dan kekuatan untuk mengalahkan segala tantangan dan kesulitan. Tantangan kehidupan terbesar apakah yang sedang Anda hadapi sekarang? Dengan bersandar kepada kuasa kebangkitan Tuhan Yesus, yakinlah bahwa kita dapat mengalahkan semua tantangan dan kesulitan. [TF]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design