Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Juni   »   

Roh Kudus Penopang Gereja

Senin, 3 Juni 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Kisah Para Rasul 5:1-11

Gereja berdiri oleh karya Roh Kudus melalui pelayanan rasul-rasul. Orang-orang yang menerima Injil tentang Yesus Kristus pada hari Pentakosta dan kemudian dibaptis adalah jemaat pertama atau gereja pertama. Roh Kudus membangun gereja, dan kemudian terus menopang gereja sampai hari ini.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita mendapati dua orang anggota jemaat yang merupakan suami istri—yaitu Ananias dan Safira—yang mencoba untuk mendustai Roh Kudus. Mereka menjual sebidang tanah milik mereka sendiri, lalu sebagian uang hasil penjualan tanah mereka simpan, tetapi mereka mengaku bahwa mereka mempersembahkan seluruh uang hasil penjualan tanah tersebut. Mengapa mereka berlaku seperti itu? Kemungkinan besar, mereka berdusta karena mereka ingin dipuji atau mendapat kemuliaan. Mereka hendak meniru Barnabas yang menjual ladangnya dan meletakkan uang hasil penjualan ladang itu ke depan kaki rasul-rasul (4:36-37). Pemberian semacam ini datang dari hati yang takut akan Tuhan dan yang sungguh-sungguh mengasihi Allah. Kemungkinan besar, pemberian Barnabas memotivasi Ananias dan Safira untuk memberi juga. Namun, Petrus mengatakan bahwa hati mereka di-kuasai oleh Iblis, sehingga pada waktu memberi, mereka berdusta kepada rasul-rasul. Dengan mendustai rasul-rasul, berarti bahwa mereka juga berdusta kepada jemaat atau kepada gereja! Dusta Ananias dan Safira ini disebut oleh Petrus sebagai dusta terhadap Roh Kudus atau dusta terhadap Allah sendiri!

Setelah mendengar perkataan Petrus, akibat yang terjadi tidak tanggung-tanggung. Ananias langsung mati rebah dan kemudian istrinya juga mengalami hal yang sama. Peristiwa ini amat mengejutkan. Di mata sebagian orang, perbuatan Ananias dan Safira mungkin "hanya" dianggap sebagai perbuatan berdusta yang sudah umum dilakukan. Namun, karena Roh Kudus membangun gereja di atas dasar kebenaran firman Tuhan, tidak boleh ada toleransi terhadap kebohongan atau dusta yang merupakan pekerjaan iblis. Ananias dan Safira mengalami hukuman yang demikian tragis sebagai peringatan bagi kita semua. Gereja dibangun oleh Roh Kudus dan Roh Kudus adalah Penopang gereja. Sebagai anggota jemaat, kita harus menghormati gereja sebagai lembaga yang dibangun oleh Roh Kudus, dan kita harus mengasihi gereja sebagai ungkapan kasih kita kepada Tuhan! [WY]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design