Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Juni   »   

Hidup Berdasarkan Pimpinan Roh Kudus

Senin, 17 Juni 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Roma 8

Hukum gravitasi adalah hukum yang mengajarkan bahwa semua benda yang dilemparkan ke atas akan turun ke bumi. Hukum itu berlaku secara universal (di mana saja), asal masih di lingkungan bumi. Akan tetapi, ada hukum lain yang melampaui hukum gravitasi, yaitu hukum aerodinamika. Hukum ini membuat benda yang sangat berat—seperti pesawat terbang—mampu mengatasi hukum gravitasi, sehingga pesawat itu tetap terbang, tidak jatuh ke bumi.

Sebagaimana hukum aerodinamika mengalahkan hukum gravitasi, demikian pula hukum Roh mengatasi hukum dosa (Berdasarkan bahasa asli Alkitab, seharusnya kata "Roh" dalam 8:2 lebih tepat bila diterjemahkan menjadi "Hukum Roh"). Orang yang percaya kepada Kristus akan hidup dan tidak akan mati secara rohani oleh karena Roh Kudus. Memberikan hidup. Di sini, Rasul Paulus membahas mengenai keadaan baru dari kehidupan orang-orang percaya yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus. Orang percaya yang memberi diri untuk dipimpin Roh Kudus akan memikirkan keinginan Roh, bukan keinginan daging (8:5). Selanjutnya, orang percaya yang hidup menurut pimpinan Roh Kudus akan hidup dalam damai sejahtera (8:6), dan hidupnya akan berkenan kepada Allah (bandingkan dengan 8:8). Saat kita diselamatkan oleh Kristus, kita bukan hanya mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa kita saja, tetapi kita juga mendapatkan kuasa untuk mengatasi dosa. Kita yang berada di dalam Kristus telah dilepaskan dan dibebaskan dari kuasa dosa. Dosa tidak lagi menjadi tuan yang mengontrol kita. Walaupun dosa masih bisa menjatuhkan, menggoda, dan mencengkeram kita bila kita lengah, tetapi dosa bukan lagi menjadi tuan yang harus ditaati.

Roh Kudus diberikan kepada kita karena kita lemah dan terbatas. Saat kita merasa kesepian, merasa paling terhina, merasa paling susah, atau merasa paling terbuang, kehadiran Roh Kudus akan menguatkan, menolong, mendampingi, dan menghibur kita. Anugerah semacam ini sangat luar biasa! Ingatlah selalu bahwa manusia yang hina, terbatas, dan lemah ini didampingi oleh Roh Allah yang Mahadahsyat. Renungkanlah betapa dahsyatnya kuasa yang tersedia bagi kita agar kita bisa mengatasi dosa. Kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita menjamin dan memungkinkan kita untuk bisa mengalahkan dosa. Bersyukurlah untuk pendampingan Roh Kudus ini! [Souw]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design