Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Agustus   »   

Fokus Pada Membangun

Sabtu, 10 Agustus 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : 1 Korintus 3:10-23

Apa sebenarnya tugas utama gereja? Tugas utama gereja adalah memberitakan Injil dan memuridkan orang percaya (bandingkan dengan Amanat Agung Tuhan Yesus di Matius 28:19-20). Bagaimana tugas pemuridan harus dilakukan? Rasul Paulus menyebut orang percaya sebagai ladang Allah, bangunan Allah, dan Bait Allah (3:9, 16). Memuridkan itu bagaikan mendirikan bangunan berupa manusia rohani yang hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Rasul Paulus mulai membangun jemaat Korintus dengan meletakkan dasar, yaitu anugerah keselamatan di dalam Yesus Kristus (3:10-11). Dasar ini tidak boleh diubah dengan dasar yang lain. Karya pengorbanan Yesus Kristus harus menjadi fondasi bagi kehidupan rohani orang percaya (3:11).

Setelah dasar diletakkan, bangunan harus didirikan. Paulus, Apolos, dan Kefas adalah orang-orang yang dipakai Tuhan untuk membangun jemaat Korintus. Pekerjaan membangun gereja itu harus terus dilanjutkan. Setiap orang yang ikut membangun harus mempertanggungjawabkan pekerjaan mereka di hadapan Tuhan yang empunya bangunan. Tugas membangun ini tidak mudah. Tuhan akan menguji pekerjaan setiap orang yang ikut membangun (3:10, 12-15). Semua pelayan yang membangun jemaat tidak boleh bermegah atas jabatan atau kemampuan hikmat manusiawi yang mereka miliki. Fokus dari pelayanan mereka seharusnya adalah bagaimana agar pelayanan mereka bisa membuat jemaat Korintus menjadi bertumbuh menuju keserupaan dengan Kristus (3:18-21).

Selanjutnya, Rasul Paulus mengingatkan bahwa orang percaya telah mendapatkan warisan yang mulia bersama dengan Yesus Kristus. Dunia, kehidupan, kematian, hal-hal yang ada saat ini dan hal-hal yang akan datang adalah milik orang percaya (3:21-23). Hal ini dimungkinkan karena segala sesuatu telah diletakkan di bawah kaki Yesus Kristus (Efesus 1:22). Oleh karena itu, orang percaya turut mendapat bagian dalam warisan yang mulia ini (Roma 8:17a), sehingga fokus kehidupan orang percaya seharusnya bukan pada hal-hal yang ada di dunia ini, bukan pada kemegahan dan kehebatan manusia, melainkan pada karya Yesus Kristus dan bagaimana agar hidup kita menjadi semakin serupa dengan Dia. [GI Wirawaty Yaputri]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design