Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2019   »   Desember   »   

Makna Kehadiran Yesus Kristus di Dunia

Sabtu, 28 Desember 2019
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Yohanes 1:1-18

Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej 1 : 26). Namun, ketika manusia jatuh ke dalam dosa, gambar dan rupa Allah tersebut menjadi rusak. Manusia tidak lagi mencerminkan gambar dan rupa Allah yang mulia. Bagaimanakah manusia bisa kembali kepada gambar dan rupa Allah? Bacaan Alkitab hari ini menyebutkan bahwa "Firman" yang adalah Allah (1:1) itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita (1:14). Kesaksian Yohanes Pembaptis tentang Firman (1:15) jelas menunjuk kepada Tuhan Yesus (bandingkan 1:16 dengan 1:29-30). Jadi, Yesus Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Walaupun tidak ada orang yang pernah melihat Allah, kehadiran Yesus Kristus di dunia ini telah menyatakan (memperlihatkan) kehadiran Allah(1:18). Yesus Kristus adalah gambar dan rupa Allah yang sesungguhnya. Oleh karena itu, kehadiran Yesus Kristus di dunia ini memiliki dua makna, yaitu: Pertama, Yesus Kristus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan manusia berdosa dari hukuman Allah. Kedua, kehadiran Yesus Kristus sebagai wujud yang sempurna dari gambar dan rupa Allah merupakan teladan tentang cara hidup yang ideal bagi umat manusia. Seharusnya, manusia tidak boleh hidup serupa dengan dunia yang jahat ini, melainkan harus serupa dengan Yesus Kristus. Hal ini sesuai dengan nasihat firman Tuhan, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini" (Roma 12:2a) dan "sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara." (Roma 8:29). Kelahiran Yesus Kristus jelas sangat penting bagi manusia, baik sebagai Juruselamat maupun sebagai gambar dan rupa Allah yang harus diteladani. Namun, ternyata bahwa orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya (Yohanes 1:11). Mengapa mereka tidak mau menerima Yesus Kristus? Ada banyak alasan yang bisa dilontarkan oleh manusia dengan segala pemikirannya yang terbatas yang hanya memandang berdasarkan perspektinya sendiri yang sudah tercemar oleh dosa, sehingga manusia tidak mampu melihat Yesus Kristus sebagai Pribadi Ilahi. Sekarang, pertanyaan yang terpenting adalah, "Apakah Anda telah menerima Yesus Kristus?" Alkitab memberikan janji, "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya." (1:12) [GI Benny Wijaya]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design