Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   September   »   

Kebahagiaan Orang Fasik Semu

20 September 2014
Renungan GEMA
Sabtu, 20 September 2014

Bacaan Alkitab hari ini: Mazmur 37


Kita seringkali menghadapi kenyataan bahwa orang benar hidup menderita sementara orang fasik hidup sukses dan makmur. Kenyataan ini membuat kita merasa iri dan marah kepada orang fasik karena mereka bebas berbuat jahat (curang, menipu, merancangkan kejahatan terhadap orang benar), tetapi hidup mereka seperti tidak pernah mengalami kesusahan. Kenyataan hidup yang kita dengar dan saksikan sehari-hari tidak jauh berbeda dengan zaman pemazmur.

Di dalam dunia, tempat kefasikan merajalela, Pemazmur menasehati umat Allah untuk tidak iri dan marah kepada orang yang berbuat jahat. Mengapa? Pemazmur memberikan beberapa alasan. Pertama, orang yang berbuat jahat tidak akan bertahan lama. Mereka seperti rumput yang segera lisut, seperti tumbuh-tumbuhan hijau yang segera layu. Kedua, mereka akan dilenyapkan dan dibinasakan. Ketiga, kejahatan yang dirancangkan orang fasik terhadap orang benar akan menimpa mereka sendiri. Karena itu, berhentilah marah kepada orang fasik. Itu hanya membawa kepada kejahatan. Sebaliknya, serahkanlah hidup Anda kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, maka TUHAN akan bertindak. Tuhan tahu memelihara umat-Nya. Ia akan memberkati dan memberi upah kepada orang benar.

Kita mudah tawar hari kalau melihat orang fasik bebas berbuat jahat, tetapi hidupnya berhasil, sementara orang yang hidup jujur dan benar seringkali susah dan menderita. Ingatlah bahwa Tuhan pasti akan menghukum orang fasik dan memberi upah kepada orang benar. [CG]

Mazmur 37:27-29

“Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik,
maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya; sebab TUHAN mencintai hukum
dan Ia tidak akan meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.
Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design