Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Oktober   »   

Tangan yang Bersih

27 Oktober 2014
Renungan GEMA
Pra-Reformasi

Senin, 27 Oktober 2014

Bacaan Alkitab hari ini: Efesus 4:17-24, 28


Bagi manusia, tangan mewakili keseluruhan perilakunya. Berbagai aktivitas dan kebiasaan dikerjakan dengan tangan. Tidak mengherankan bila “tingkat kebaikan” seseorang diwakili oleh tangannya. Orang yang baik diwakili dengan tangan yang bersih, dan sebaliknya. Itulah sebabnya, ketika Pilatus tidak mau dipersalahkan atas tindak pembunuhan terhadap Tuhan Yesus, ia mencuci tangannya (Matius 27:24).

Bagi kita yang mengenal Allah dan anugerah-Nya, Allah menciptakan kita kembali menjadi manusia baru (Efesus 4:23-24). Maksudnya, kita dicipta sesuai dengan rancangan semula yang tidak berdosa. Hal ini ditandai dengan reformasi perilaku hidup kita—atau dapat disimbolkan dengan menghadirkan tangan yang bersih.

Itulah sebabnya, dalam 4:28, Rasul Paulus mengamanatkan perubahan aktivitas tangan. Seorang pencuri bukan hanya harus berhenti mencuri, tetapi juga harus bekerja agar mampu menjadi berkat bagi dirinya dan orang lain. Hal senada disampaikan juga oleh Yakobus dengan istilah “tahirkanlah tanganmu!” (Yakobus 4:8).

Bila diteliti lebih jauh, perintah untuk mentahirkan tangan tersebut dikenakan pada orang yang mendua hati. Istilah mendua hati berarti tidak mengikuti Allah dengan sepenuhnya atau seutuhnya. Berkaitan dengan perbuatan tangan, perintah mentahirkan bermaksud bukan hanya menghasilkan sebanyak mungkin perbuatan baik, tetapi juga menghapus perbuatan buruk. Bagi Allah, perbuatan baik yang layak adalah yang tidak dicampur dengan perbuatan buruk.

Hari ini Allah mempercayakan satu hari lagi untuk berbuat baik bagi-Nya. Yang perlu kita lakukan bukan hanya mengimbangi agar perbuatan baik kita jangan sampai kurang dibandingkan perbuatan buruk, tetapi kita harus berjuang untuk mengurangi dan meniadakan perbuatan buruk. Dengan pertolongan Allah, kita sanggup menghasilkan perbuatan baik tanpa bantuan dosa dan kompromi. Selamat berkarya! [FB]

Yakobus 4:8b

“Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa!”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design