Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2015   »   Mei   »   

Beribadah Dengan Sukacita

26 Mei 2015
Renungan Gema
Pentakosta

Selasa, 26 Mei 2015

Bacaan Alkitab hari ini: Mazmur 100-101

Tidak bisa dipungkiri bahwa ada berbagai motivasi saat seseorang pergi ke gereja. Ada yang tidak nyaman jika belum ke gereja karena kebiasaan. Ada yang ke gereja karena ingin bertemu teman baik di gereja. Ada yang ke gereja karena ingin menagih hutang teman di gereja. Ada yang ke gereja karena ingin mendengar kotbah pendeta yang segar dan lucu. Ada seribu satu alasan untuk datang ke gereja. Pemazmur menuliskan betapa indahnya bila orang percaya beribadah di rumah Tuhan (baca: ke gereja) dengan hati gembira (100:2). Hatinya bersorak karena bertemu Tuhan yang menjadikan dirinya, menyelamatkan dirinya dari dosa dan memilikinya seutuhnya. Hatinya senang karena akan bertemu dengan seorang Pribadi yang sangat dikasihinya. Pengakuan akan Tuhan tergambar jelas dari hatinya yang terarah pada Tuhan ketika datang beribadah. Tergambar dan terucap rasa syukur yang dalam karena kebaikan Tuhan yang dirasakannya setiap saat dalam hidupnya. Relasi pribadi dengan Tuhan yang dipenuhi kerinduan menghantar dan menjadi dasar untuk datang beribadah pada Tuhan. Makin intim kita berelasi dengan Tuhan akan makin membawa hati kita untuk mengarahkan hidup menjadi tidak bercela di hadapan Tuhan (Mazmur 101:2).
Kita akan menikmati beribadah dengan sukacita bila relasi dan persekutuan kita dengan Allah berjalan baik. Artinya, kita bukan sekadar mengetahui tentang Dia, tetapi mengenal siapa Dia, memahami maksud-Nya, dan menikmati waktu bersama-Nya. Hal ini membuat hati kita melimpah dengan luapan syukur dan sukacita. Datang ke gereja untuk beribadah bukan sesuatu yang membosankan, menjemukan, atau pun paksaan. Motivasi yang lebih sering mengarah pada diri sendiri dan bukannya kepada Tuhan harus dibuang. Pandanglah Allah dan nikmatilah Dia. [FW]

Mazmur 100:2
"Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak sorai!"
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design