Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Febuary   »   

Kesabaran Tuhan itu Berbatas

23 Februari 2014
Renungan GEMA
Minggu, 23 Februari 2014


Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 65

Manusia sering beranggapan secara keliru bahwa Tuhan itu panjang sabar dan tidak akan murka pada manusia. Kita menganggap bahwa Tuhan yang panjang sabar itu tidak mungkin menghukum manusia. Akan tetapi, jelas sekali bahwa bukan demikian maksud dari kepanjangsabaran Tuhan. Tuhan itu panjang sabar, sehingga Dia memberi kesempatan demi kesempatan bagi manusia untuk bertobat lebih dari yang dapat kita bayangkan. Nabi Yesaya menceritakan bagaimana Tuhan menawarkan kepada manusia untuk datang kepada-Nya walaupun jelas bahwa mereka memberontak dan menempuh jalan yang tidak baik (65:1-2a), Manusia tetap memilih jalannya sendiri (65:2b-5, 12). Manusia memilih untuk menyembah kepada berhala dan meremehkan Tuhan. Tentu saja pantas kalau Tuhan murka terhadap manusia yang tidak menghargai kekudusan-Nya itu (65:6-7). Akan tetapi, dalam kemurkaan-Nya itu, Tuhan tetap menunjukkan kepanjangsabaran-Nya dengan cara menyediakan pengampunan bagi manusia yang bersedia untuk datang kembali kepada-Nya (65:9).

Kesabaran Tuhan pada kita adalah nyata. Kita penuh dengan kegagalan dan pelanggaran terhadap firman-Nya. Akan tetapi, Dia terus memberi pengampunan kepada kita yang menyesali dosa-dosa kita. Dia selalu memberi kesempatan untuk terjadinya pemulihan hubungan dengan Dia. Di dalam Yesus Kristus, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, agar kita bisa menikmati pengampunan-Nya atas dosa-dosa kita. Akan tetapi, pengorbanan Yesus Kristus itu juga menunjukkan bahwa Dia tidak membiarkan dosa di hadapan-Nya. Dia murka dan menghukum dosa itu. Bersyukurlah kita bahwa Tuhan Yesus berkenan menanggung hukuman Allah itu.


1 Yohanes 1:9
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil,
sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita
dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design