Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2015   »   Juni   »   

Iman & Doa

22 Juni 2015
Renungan Gema
Senin, 22 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini: Yakobus 5

Yakobus mengingatkan agar kita bersabar dan menguatkan hati dalam menghadapi pergumulan hidup sampai kedatangan Tuhan (5:7-11). Seperti petani yang menantikan hasil yang berharga sampai saat musim menuai tiba, kita pun harus bersabar (5:7). Ikutilah teladan Ayub dan tokoh Alkitab yang lain yang telah memberi teladan kesabaran dalam menghadapi berbagai penderitaan (5:10-11). Kesabaran dan ketekunan akan diikuti oleh anugerah kekuatan Tuhan. Anugerah kekuatan Tuhan yang menopang kita diperoleh melalui doa (5:12-20), yaitu doa orang benar yang lahir dari iman dan penuh kuasa. Doa seperti apakah itu? Doa yang ditandai oleh introspeksi diri dan kerendahhatian di hadapan Tuhan. Doa itu bukan doa seorang yang ‘sakti’ atau yang kerohaniannya tinggi. Bagi Yakobus, sekalipun Nabi Elia berdoa dengan luar biasa, dia hanyalah manusia biasa (5:17). Doa tersebut adalah doa yang dimulai dengan pengakuan dosa yang sungguh-sungguh (5:16). Saat seseorang mengaku dosa, ia menyadari kekotoran dan ketidaklayakan dirinya. Saat itulah kuasa Tuhan turun dan dinyatakan pada orang itu.
Tahu diri yang diikuti kerendahan hati akan menuntun pada kesungguhan berdoa. Kesungguhan berdoa adalah hal terpenting. Kesungguhan berdoa bukan sekedar ditandai oleh hal-hal eksternal dalam doa, seperti doa dengan suara keras atau doa yang ngotot dan berulang-ulang. Walaupun tidak salah bila kita berdoa dengan suara keras secara berulang-ulang, cara bukanlah hal yang ditekankan. Lihatlah contoh Elia melawan nabi-nabi Baal di gunung Karmel. Hal luarlah yang ditampilkan nabi Baal. Sebaliknya, Elia berdoa dengan tenang dan kesungguhan hati. Elia adalah manusia biasa seperti kita, dan ia bersungguh-sungguh berdoa (5:17). Doa seperti itu membuka saluran kuasa Allah. [TE]

Yakobus 5:16

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design