Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2015   »   Juni   »   

Nasehat bagi Umat Pilihan

25 Juni 2015
Renungan Gema
Kamis, 25 Juni 2015


Bacaan Alkitab hari ini: 1 Petrus 3

Rasul Petrus memberikan nasihat dan kata-kata yang membesarkan hati kepada kelompok umat pilihan di dalam jemaat-jemaat di Asia Kecil.
Dia memberikan nasihat kepada orang-orang Kristen sebagai warga negara dalam relasinya terhadap pemerintah dan penguasa (2:13-17); nasihat kepada para hamba dalam relasi dengan tuan mereka (2:18-25). Juga nasihat kepada isteri-isteri Kristen bagaimana memenangkan suami mereka yang belum percaya (3:1-6). Sebaliknya Rasul Petrus juga memberi nasihat kepada para suami Kristen tentang bagaimana memperlakukan isteri mereka dengan bijaksana (3:7).
Bukan itu saja, tetapi Petrus melanjutkan dengan berbicara kepada kita bagaimana memperlakukan satu sama lain di dalam komunitas orang percaya yaitu seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati (3:8).” Kelima sifat ini berbicara tentang sesuatu di dalam diri dalam kaitannya dengan persekutuan orang percaya, bukan sekedar bagaimana kita bertingkah laku. Mindset yang sama—seia sekata, seperasan, kasih persaudaraan, penyayang dan rendah hati bukanlah sifat dasar manusia. Ini adalah sifat dan karakter manusia yang tidak biasa. Itulah sebabnya panggilan Petrus ini adalah sesuatu yang tidak mungkin bagi kita tanpa keajaiban rahmat Allah yang besar bagi kita. Rahmatnya yang besar yang melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Kristus (1:3).
Pada waktu kita hanya mementingkan hubungan dengan Allah saja namun mengabaikan hubungan dengan Allah melalui sesama akan menjadikan kita sebagai orang yang hanya mengharapkan berkat dan bukan pemberi berkat. Dalam hal ini Petrus mengingatkan kita bahwa dalam persekutuan itu ada timpal balik yang tidak terlepas antara memberkati dan memperoleh berkat. Mengapa kita diberkati? Kita diberkati tujuannya adalah supaya kita bisa memberkati orang lain (3:9) Sudahkah kita memberkati orang lain? [JS]

1 Petrus 3:8

”Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design