Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2014   »   Febuary   »   

Mengarahkan Pandangan

27 Februari 2014
Renungan GEMA
Kamis, 27 Februari 2014


Bacaan Alkitab hari ini: Filipi 3

Sikap “menaruh percaya pada hal-hal lahiriah” nampaknya mempesona sebagian anggota jemaat di Filipi. Kondisi ini sudah sedemikian kritis, sehingga Rasul Paulus merasa perlu memberikan penjelasan dengan membandingkan dirinya yang lama dan segala yang telah ia capai dengan apa yang paling penting bagi dirinya sekarang setelah ia menjadi murid Kristus. Bagi Rasul Paulus, hal-hal lahiriah membuat dirinya rugi karena hal-hal itu menghambat pengenalannya akan Kristus. Ia tahu bahwa agar dia bisa “memperoleh” Kristus, ia harus melepaskan—bahkan menganggap sebagai sampah—hal-hal lahiriah itu. Kebanggaan sebagai orang Yahudi dari suku Benyamin—orang Ibrani asli, “kedewasaan rohani” dalam menerapkan hukum Taurat, reputasi sebagai penegak hukum Taurat—yaitu dengan menganiaya para pengikut Kristus—adalah sebagian sampah yang harus dibuang oleh Rasul Paulus.

Posisi, prestasi, reputasi, bahkan koneksi, penting dalam pandangan manusia, bahkan pakaian dan gadget yang kita miliki menentukan penilaian orang terhadap diri kita, orang-orang Kristen, sehingga tidak mengherankan bila perbedaan kita dengan mereka yang belum mengenal Tuhan menjadi terlihat samar-samar. Pengetahuan, keahlian, kekayaan, dan pengalaman merupakan modal penting untuk menjalani hidup ini, tetapi semua itu bersifat sementara atau bersifat sekunder. Penjelasan ini bukanlah dimaksudkan agar kita meninggalkan semua hal itu, tetapi agar kita tidak mengutamakan hal-hal lahiriah, melainkan agar kita mengarahkan diri kepada apa yang di hadapan kita, yaitu kepada tujuan untuk memperoleh hadiah berupa panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (3:13-14).


Filipi 3:10-11
“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan
dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.”
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design