Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2015   »   Oktober   »   

Raja Yosia: Sola Scriptura

Sabtu, 24 Oktober 2015
Renungan Gema
Bacaan Alkitab hari ini: 2 Raja-raja 22:1-20

Kerajaan Yehuda di bawah pemerintahan Raja Yosia merencanakan untuk memperbaiki Bait Suci sehingga persembahan dikumpulkan. Ibadah tetap dijalankan, tetapi terjadilah hal yang sangat aneh, yaitu mereka tidak memiliki kitab Taurat atau firman Tuhan. Saat sedang memperbaiki Bait Suci, tiba-tiba ada yang menemukan bagian kitab Taurat yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya. Imam Besar Hilkia berkata kepada Safan, panitera itu, bahwa ia telah menemukan kitab Taurat di rumah Tuhan (22:8). Penemuan berharga ini disampaikan kepada Yosia, lalu dibacakan di hadapan raja. Kemudian terjadilah reformasi. Yosia merendahkan diri di hadapan Tuhan (22:19) dan membawa seluruh rakyat mengikat perjanjian untuk setia hanya kepada Tuhan (2 Raj 23:1-3).

Inti peristiwa yang terjadi pada masa Yosia sama dengan Reformasi pada zaman Martin Luther, yaitu bahwa kitab suci sudah hilang selama bertahun-tahun. Inilah latar belakang Reformasi Luther pada tanggal 31 Oktober 1517 saat ia memakukan 95 dalil di pintu Gereja di Wittenberg, Jerman. Inti Reformasi adalah penemuan Alkitab kembali. Selama bertahun-tahun, gereja dan orang percaya pada waktu itu tidak mengenal Alkitab. Orang Kristen disebut Kristen, tetap pergi ke gereja dan beribadah kepada Tuhan, tetapi mereka tidak mengenal Alkitab. Dalam rangka memperingati Hari Reformasi yang ke-498 (Tahun 1517-2015), apakah kita secara konsisten berpegang pada ajaran sola scriptura secara ketat? Apakah kita sungguh-sungguh membaca Alkitab, merenungkan dan mewujudkan firman Allah itu dalam kehidupan kita? [Souw]

2 Raja-raja 23:3
"Sesudah itu berdirilah raja dekat tiang dan diadakannyalah perjanjian di hadapan Tuhan untuk hidup untuk mengikuti Tuhan, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan untuk menepati perjanjian-perjanjian yang tertulis dalam kitab itu. Dan seluruh rakyat turut mendukung perjanjian itu."
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design