Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2015   »   Oktober   »   

Elia: Sola Fide

Minggu, 25 Oktober 2015
Renungan Gema
Bacaan Alkitab hari ini: 1 Raja-raja 18:20-40

Sejak Ahab (raja Israel) menikah dengan Izebel (putri Sidon), penyembahan berhala merajalela di Israel. Suami-istri itu mendorong seluruh rakyatnya untuk menyembah Baal, dewa bangsa Sidon. Bangsa Israel tidak setia kepada Allah Abraham, Ishak, dan Yakub yang telah mengikat perjanjian dengan mereka. Elia menantang mereka untuk mengambil keputusan apakah mereka mau ikut Allah atau ikut Baal. Tantangan itu diserukan dengan suara lantang, “kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah Dia.” (18:21). Seruan itu bertujuan membawa bangsanya untuk tetap beriman kepada Allah yang telah memilih dan membenarkan mereka. Elia menantang nabi-nabi Baal di atas Gunung Karmel untuk membuktikan siapa sesungguhnya Allah yang hidup itu: Apakah Allah itu adalah Yahweh atau Baal? Ia berdoa agar Tuhan membuat hati mereka bertobat kembali (18:37). Allah menunjukkan kuasa-Nya dengan membakar habis korban bakaran yang dipersembahkan Elia. Ketika rakyat melihat hal itu, sujudlah mereka serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah” (18:39). Mereka beriman kembali kepada Allah perjanjian. Hubungan yang buruk dipulihkan kembali.

Beriman hanya kepada Allah yang hidup merupakan salah satu pokok ajaran terpenting dalam reformasi. Sama seperti halnya Elia, para reformator berusaha dengan segenap hati untuk mengajarkan doktrin yang benar sesuai dengan Kitab Suci. Salah satu pokok reformasi adalah sola fide, dibenarkan hanya oleh iman di dalam Yesus Kristus. Para reformator mengajak umat untuk percaya hanya kepada Dia saja, bukan kepada yang lain. Kita diselamatkan oleh iman terhadap karya Kristus di atas kayu salib. Kita juga dibenarkan dan dikuduskan Kristus karena Dia mengasihi kita sebagai umat kesayangan-Nya. Berbaktilah hanya kepada TUHAN, bukan kepada yang lain. [Souw]

Roma 5:1
"Sebab itu kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus."
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design