Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2016   »   Januari   »   

Mengatasi Ketakutan (2)

Senin, 25 Januari 2016
Renungan Gema
Bacaan Alkitab hari ini : Kejadian 33

Sebagian ketakutan kita sebenarnya disebabkan oleh ketidakmengertian kita. Yakub mengira bahwa Esau masih mendendam kepadanya, padahal sebenarnya tidak. Esau adalah seorang yang kasar yang sempat berlaku sangat emosional ketika menyadari bahwa Yakub telah menipu ayah mereka dan merebut berkat yang sebenarnya diperuntukkan bagi Esau (pasal 27). Akan tetapi, Esau bukanlah pendendam. Yakub masih dikuasai oleh rasa ketakutan yang muncul karena kecurangannya sendiri, padahal Esau sama sekali sudah tidak mengingat-ingat peristiwa tersebut (33:3-4). Dari perspektif Esau yang sudah menjadi kaya raya, tindakan Yakub yang “menyogok” kakaknya dengan berbagai pemberian itu mengherankan dan mungkin juga menggelikan (33:8-9).

Sebagian ketakutan orang beriman adalah ketakutan yang tidak perlu. Kita tidak perlu takut menghadapi Iblis karena Iblis takut terhadap Allah yang melindungi kita. Kita tidak perlu takut menghadapi
ketidakpastian masa depan karena Allah yang menguasai masa depan. Kita tidak perlu takut menghadapi kondisi ekonomi yang nampak memburuk karena Allah memelihara hidup kita. Kita akan takut bila kita melihat diri kita sendiri, tetapi kita tidak akan takut bila kita memandang Allah yang menyertai kita.

Sebagai anggota umat Allah, orang beriman tidak boleh membiarkan diri dikuasai oleh ketakutan. Kita perlu meyakini bahwa Allah lebih besar (berkuasa) daripada semua penyebab ketakutan kita. Bila kita meyakini bahwa Allah berada di pihak kita, seharusnya tidak ada sesuatu pun yang bisa membuat kita merasa ketakutan. Daftarkanlah hal-hal yang sampai saat ini masih membuat Anda merasa ketakutan menghadapi masa depan! Setelah itu, cobalah renungkan, apakah Allah sanggup menolong Anda untuk mengatasi hal-hal yang membuat Anda merasa takut itu? [P]

"Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?"
-Roma 8:31b-32-
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design