Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2016   »   April   »   

Sikap Terhadap Tradisi

Senin, 25 April 2016
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : 1 Korintus 11

Perlukah seorang perempuan bertudung ketika memimpin doa atau berkhotbah? Bagi kita, pertanyaan tersebut tidak relevan. Namun, bagi jemaat Korintus, isu ini merupakan salah satu pemicu perpecahan dalam gereja. Kepada jemaat di Korintus, Paulus tidak secara langsung menjawab pertanyaan tentang kerudung perempuan ini. Sebaliknya, ia memberikan prinsip-prinsip pengajaran tentang bagaimana sikap orang percaya terhadap tradisi dan kebudayaan yang berlaku dalam masyarakat setempat.

Pertama-tama, Paulus mengingatkan bahwa otoritas moral dan standar kehidupan yang mutlak dan tertinggi ada pada Allah (11:2-3). Oleh sebab itu, segala kaidah kehidupan, termasuk tradisi atau budaya, harus tunduk kepada otoritas Allah. Dengan kata lain, semua tradisi dan budaya harus diuji oleh firman Allah, dan orang percaya hanya boleh mengikuti semua yang tidak bertentangan dengan firman Allah. Selanjutnya, Paulus menyinggung isu yang sedang hangat diperdebatkan di kalangan jemaat Korintus, yaitu tentang perlu tidaknya perempuan memakai tudung kepala ketika memimpin doa atau bernubuat (berkhotbah) di depan jemaat. Secara implisit, Paulus mengindikasikan bahwa pemakaian tudung tersebut tidak bertentangan dengan firman Tuhan. Oleh sebab itu, demi menghormati tradisi dan budaya yang baik itu, Paulus mendukung pemakaian tudung, karena jika tidak, justru akan mempermalukan kaum perempuan itu sendiri (11:5-6, 13-15).

Kehidupan bergereja tidak dapat dilepaskan dari keterkaitan dengan tradisi dan kebudayaan masyarakat setempat. Sebelum menolak atau menerima suatu tradisi, mari kita uji dengan firman Tuhan. Selain itu, kita bahkan bisa memanfaatkan tradisi yang adasebagai jembatan untuk pekabaran Injil kepada masyarakat setempat. [TF]






"Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang
dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku,
tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat.
Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus."
1 Korintus 10:33-11:1

COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design