Kegiatan yang dipersiapkan secara asal-asalan pasti tidak akan menghasilkan hasil yang maksimal. Sebaliknya, kegiatan yang dipersiapkan dengan kesungguhan pasti akan menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Hal ini berlaku dalam segala hal, termasuk dalam hal ibadah yang perlu dipersiapkan dengan kesungguhan. Raja Hizkia adalah teladan dalam hal kesungguhan mengatur dan mempersiapkan ibadah bagi TUHAN. Dia mempersiapkan dan mengaktifkan kembali tugas para imam dan orang Lewi dalam menyelenggarakan ibadah (31:2), Dia mempersiapkan kurban yang akan dipersembahkan kepada TUHAN yang (continue)





