Allah memerintahkan Nabi Yehezkiel untuk meratapi datangnya "hari TUHAN" atas Mesir, yaitu hari intervensi Allah dalam sejarah untuk membawa penghakiman-Nya. Dalam konteksnya, ini adalah pernyataan yang sangat berani. Bayangkan bahwa seorang nabi dari bangsa kecil yang sedang terbuang dan tidak berpengaruh menyatakan bahwa Allahnya akan menjatuhkan Mesir, sebuah peradaban besar yang telah berdiri ribuan tahun. Pernyataan ini bisa dianggap kegilaan atau iman yang besar! Pernyataan "Hari TUHAN " (30:1-3) di sini sangat penting, karena "Hari TUHAN" biasanya (continue)





