1 Samuel 7

Pertobatan adalah Kunci Pemulihan

13 Juli 2020
GI Wirawaty Yaputri
Bukan hal yang mudah untuk melembutkan hati seseorang. Lebih mudah mengeraskan hati daripada melembutkan hati untuk bersikap taat dan rendah hati. Orang Israel bertahan untuk berkeras hati selama 20 tahun sebelum akhirnya mengeluh dan datang kepada Tuhan (7:2). Orang Israel lebih suka hidup dalam penderitaan dan kesesakan akibat tekanan orang Filistin daripada datang kepada Tuhan dan bertobat. Karena itu, tidak mengherankan jika di zaman sekarang pun, orang lebih suka bertahan dalam kegelisahan, ketidakdamaian, kekosongan, dendam, kemarahan dan sebagainya. Meskipun menderita, mereka mengeraskan hati untuk tidak berbalik kepada Tuhan.

Syukurlah bahwa orang Israel masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bertobat. Samuel meminta mereka untuk berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, menjauhkan allah asing—yaitu Baal dan Asytoret—dari tengah-tengah mereka (7:3). Samuel meminta orang Israel untuk berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati—maksudnya tidak dengan setengah hati dan benar-benar meninggalkan allah-allah lain. Allah kudus adanya dan Ia tidak menoleransi penyembahan berhala dalam bentuk sekecil apa pun. Tuhan Yesus pernah mengatakan bahwa kita tidak dapat mengabdi kepada dua tuan (Matius 6:24). Penulis surat Yakobus mengatakan bahwa orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya (Yakobus 1:8). Komitmen dari dalam hati harus diikuti dengan perbuatan nyata. Orang Israel menjauhkan Baal dan Asytoret dan kemudian mengakui dosa-dosa mereka di hadapan Tuhan di Mizpa (1 Samuel 7:5-6). Samuel kemudian berdoa bagi orang Israel agar Tuhan menolong mereka dari tangan orang Filistin. Dulu, mereka percaya diri saat membawa tabut ke medan peperangan. Sesudah dikalahkan, mereka menjadi sangat takut kepada orang Filistin (7:7-8). Dulu, mereka percaya pada diri sendiri. Sesudah dikalahkan, mereka tidak percaya pada apa pun, bahkan menjadi takut. Namun, Tuhan membuktikan bahwa Ia adalah Allah yang berdaulat dan berkuasa. Ia mengalahkan orang Filistin dan memberi kemenangan kepada orang Israel. Daerah-daerah yang pernah takluk kepada bangsa Filistin direbut kembali oleh orang Israel (7:13-14). Apakah Anda menginginkan agar Tuhan memulihkan hidup Anda? Sudahkah Anda dengan segenap hati kembali menjadi percaya kepada-Nya?
Pokok Doa
1. Mahkamah Agung (MA).
2. Persiapan memasuki Ibadah masa New Normal.
3. Bidang Sarpras GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design