Bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang lima murid Yesus Kristus yang pertama, yaitu Andreas, Simon Petrus, Filipus, Natanael, dan seorang lagi yang tidak disebut namanya. Kemungkinan, murid yang tidak disebut namanya itu adalah Yohanes yang menulis Injil Yohanes. Menarik untuk diperhatikan bahwa dari antara kelima murid itu, hanya Filipus yang dipanggil langsung oleh Tuhan Yesus untuk mengikut Dia (1:43). Yohanes dan Andreas mengikuti Kristus karena dorongan Yohanes Pembaptis. Simon Petrus mengikut Kristus karena ajakan Andreas, saudaranya. Natanael mengikut Kristus karena ajakan Filipus. Kisah kelima murid pertama ini menunjukkan bahwa ada berbagai macam proses yang membuat seseorang mengikut Kristus atau menjadi murid Kristus. Tidak bisa diterima bila ada orang yang berkata bahwa dia belum menjadi murid Kristus karena Kristus belum bicara secara pribadi kepada dirinya. Perlu diingat bahwa ada banyak cara yang bisa dipakai Kristus untuk merekrut murid. Walaupun ada orang yang dipilih secara khusus oleh Kristus untuk menjadi murid-Nya, sesungguhnya, Ia menghendaki agar semua orang percaya dididik untuk menjadi murid yang setia melakukan semua perintah-Nya (bandingkan dengan Matius 28:19-20). Menjadi murid adalah suatu proses jangka panjang, bahkan proses seumur hidup, bukan hanya sekadar keputusan sesaat. Untuk bisa menjadi murid Kristus, kita harus melalui tiga ujian, yaitu ujian keyakinan, ujian ketaatan, dan ujian waktu. Keyakinan kita diuji saat kita melihat kenyataan yang seperti bertentangan dengan keyakinan kita. Kita tidak pernah benar-benar menjadi murid Kristus sebelum kita bersedia menaati semua perintah-Nya. Kita tidak benar-benar menjadi murid Kristus bila kita hanya bersemangat sesaat, tetapi tidak terus setia saat berhadapan dengan masalah.
Apakah Anda sudah merespons panggilan menjadi murid Kristus? Bila Anda sungguh-sungguh bersedia menjadi murid Kristus, Anda harus terus memperdalam keyakinan Anda, sehingga keyakinan Anda tidak mudah digoyahkan oleh ajaran-ajaran yang menyesatkan. Membaca Alkitab secara teratur dan mengikuti pembinaan yang diselenggarakan gereja Anda akan menolong Anda untuk memiliki keyakinan yang kokoh dan tidak mudah goyah. Mengikuti pertemuan-pertemuan komunitas orang percaya, khususnya mengikuti kelompok kecil yang bersifat saling memperhatikan, saling menasihati, dan saling mendukung merupakan sarana yang akan menolong kita untuk hidup dalam ketaatan. Mengikuti ibadah dan menjalin kebersamaan dengan sesama orang percaya akan menolong kita untuk setia sampai akhir. Apakah Anda sudah mengambil langkah-langkah untuk menjadi murid Kristus?