Kisah penyembuhan orang yang sakit selama tiga puluh delapan tahun—sehingga mengalami kelumpuhan—memperlihatkan bahwa Kristus peduli terhadap orang yang merasa diabaikan oleh sesamanya. Orang sakit itu berada di dekat kolam Betesda untuk ikut berlomba memasuki kolam saat terjadi guncangan karena terdapat kepercayaan bahwa orang yang pertama terjun ke kolam saat kolam berguncang akan sembuh dari penyakitnya. Sayangnya, ia tidak memiliki keluarga atau sahabat yang mau membantu dia berebut memasuki kolam (5:7). Tentang kemampuan kolam Betesda untuk menyembuhkan penyakit, dapat dipastikan bahwa keyakinan masyarakat setempat itu sangat meragukan kebenarannya. Kemungkinan besar, penyakit yang sembuh saat seseorang meloncat ke kolam adalah jenis penyakit psikosomatik atau penyakit yang disebabkan oleh kondisi kejiwaan.
Tawaran Yesus Kristus, "Maukah engkau sembuh?" merupakan tawaran yang tidak disangka-sangka. Orang lain tidak peduli terhadap orang sakit itu, tetapi Kristus peduli. Ia menawarkan kesembuhan, dan kesembuhan itu bukan diberikan dengan cara membantu berebut memasuki kolam, melainkan melalui mukjizat penyembuhan, bahkan mukjizat itu adalah pemulihan kondisi tubuh. Penyembuhan yang dilakukan Yesus Kristus itu bukan sekadar mukjizat penyembuhan penyakit karena orang yang sudah puluhan tahun berbaring di tempat tidur tidak mungkin bisa langsung bangun sesudah penyakitnya sembuh. Sebelum bisa bangun, pasien yang sudah bertahun-tahun berbaring di tempat tidur harus berlatih untuk bangun dan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi tubuh dari berbaring terus menjadi berdiri. Akan tetapi, ternyata bahwa penyembuhan yang Kristus lakukan ini telah memulihkan kondisi tubuh si sakit, sehingga orang itu bukan hanya bisa berdiri dengan tertatih-tatih, tetapi bisa berdiri dan langsung mengangkat tempat tidurnya. Yang menyedihkan, orang-orang Yahudi yang melihat peristiwa itu bukan merasa gembira melihat terjadinya mukjizat penyembuhan, tetapi mereka justru mencela karena penyembuhan itu terjadi pada hari Sabat.
Apakah Anda saat ini sedang mengalami tekanan berat baik karena masalah keuangan, kesehatan, pekerjaan, relasi, atau karena masalah-masalah lain yang membuat Anda merasa frustrasi dan seperti tidak ada jalan keluar? Apakah Anda sudah datang kepada Yesus Kristus? Apa pun juga masalah yang Anda hadapi, ingatlah selalu bahwa Tuhan Yesus memedulikan Anda! Ia siap menolong dan Ia sedang mengulurkan tangan untuk menyambut bila Anda bersedia merendahkan diri dan datang kepada-Nya.