Yohanes 16:1-15

Roh yang Memimpin Murid Kristus

26 Maret 2026
GI Purnama

Kita perlu menyadari bahwa sebagai saksi Kristus, tugas kita adalah menyampaikan kesaksian secara jelas kepada orang lain. Akan tetapi, kita perlu sadar bahwa kita memiliki keterbatasan, yaitu bahwa kita tidak bisa menginsafkan orang lain. Hanya Roh Kudus atau Roh Kebenaran yang bisa membuat seseorang insaf dan memercayai kesaksian kita. Saat kita melaksanakan bagian kita, yaitu bersaksi, Roh Kebenaran akan menginsafkan dunia tentang dosa, kebenaran, serta penghakiman (16:8). Pada masa kini, banyak orang merasa tidak berdosa karena ia membandingkan dirinya dengan orang lain dan merasa bahwa dirinya lebih baik, Selain itu, pemahaman manusia tentang dosa sudah semakin kabur. Sekitar 50 tahun yang lalu, di Indonesia, pemahaman tentang benar dan salah masih terlihat lebih jelas. Sebagai contoh, saat itu, bila seseorang melanggar peraturan lalu lintas, dia akan merasa takut dan malu. Akan tetapi, saat ini, karena pelanggaran hukum sudah menjadi terlalu biasa, rasa malu dan rasa bersalah saat seseorang melanggar aturan lalu lintas hampir tidak ada lagi. Oleh karena itu kehadiran Roh Kudus yang menginsafkan manusia akan dosanya amat diperlukan saat seorang murid Kristus menyampaikan kesaksian tentang perjumpaannya dengan Kristus. Saat ini, kebenaran sering dipandang secara relatif. Apa yang benar bagi seseorang belum tentu benar dalam sudut pandang orang lain. Perkataan Kristus dianggap berlaku bagi orang Kristen, tetapi tidak berlaku bagi orang non-Kristen. Oleh karena itu, penyertaan Roh Kudus diperlukan untuk menyingkapkan kebenaran Kristus yang bersifat mutlak. Kehadiran Roh Kudus diperlukan untuk menginsafkan manusia akan penghakiman yang akan datang. Adanya penghakiman yang akan datang belum bisa dilihat saat ini, sehingga peran Roh Kudus yang menginsafkan manusia akan kepastian terjadinya penghakiman di masa mendatang menjadi amat penting saat seorang murid Kristus menyampaikan kesaksian tentang pengalaman hidupnya bersama Kristus.

Apakah Anda pernah bersaksi kepada orang lain tentang kisah perjumpaan Anda dengan Kristus? Saat Anda menyampaikan kesaksian, apakah Anda melakukannya sambil berdoa agar Roh Kudus mencerahkan pikiran orang yang mendengar kesaksian Anda? Apakah Anda menyadari bahwa Roh Kudus telah diutus untuk mendampingi Anda saat Anda menjalankan peran sebagai saksi Kristus? Bila Anda pernah gagal dalam bersaksi, Anda mungkin bisa beranggapan bahwa menjadi saksi adalah tugas yang mustahil dilaksanakan! Tanpa kesadaran akan adanya pimpinan Roh Kudus saat Anda memberi kesaksian, Anda akan mudah merasa putus asa!

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design