Yohanes 19:1-16

Kematian Kristus Bukan Kekalahan (Masa Sengsara)

1 April 2026
GI Purnama

Bila kita menyimak proses yang terjadi saat Yesus Kristus diadili, tampak adanya politisasi terhadap proses peradilan yang dipaksakan itu. Para pemimpin agama membawa Yesus Kristus kepada Pilatus bukan untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk memaksakan vonis hukuman mati. Sebenarnya, para pemimpin agama itu tidak peduli tentang masalah benar-salah. Bagi mereka, pendapat mereka selalu dianggap benar dan semua yang bertentangan dengan pendapat mereka adalah salah. Mereka mendesak Pilatus untuk menjatuhkan vonis hukuman mati, tetapi mereka tidak memiliki bukti terhadap tuduhan mereka. Saat Pilatus hendak menghindar dari kewajiban menangani kasus tersebut, mereka memolitisasi masalah tersebut dengan mengatakan bahwa membebaskan tuntutan terhadap Yesus Kristus berarti mengkhianati kaisar Romawi. Kegigihan para pemimpin agama itu membuat akhirnya Pilatus dengan berat hati mengabulkan tuntutan para pemimpin agama Yahudi itu.

Yang menjadi masalah adalah apakah rangkaian pengadilan yang tidak adil yang berujung pada penyaliban dan kematian Yesus Kristus itu menunjukkan bahwa dalam proses itu, Kristus telah dikalahkan? Tidak! Terhadap Pilatus yang menjatuhkan vonis penyaliban, Yesus Kristus berkata, "Engkau tidak mempunyai kuasa apa pun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas.... (19:11). Dengan perkataan lain, seluruh proses yang terjadi mulai dari pengadilan sampai dijatuhkannya vonis penyaliban hanya bisa terjadi karena Allah telah memberi izin. Di bumi ini, tidak ada suatu peristiwa yang bisa terjadi bila Allah tidak memberi izin. Kendali tetap di tangan Allah! Keyakinan yang terpancar dalam perkataan Yesus Kristus terhadap Pilatus di atas seharusnya mendasari pemahaman kita atas semua hal yang terjadi dalam hidup kita, termasuk atas terjadinya bencana alam yang bisa sewaktu-waktu terjadi. Bila kita meyakini bahwa segala peristiwa yang terjadi di bumi ini terjadi dalam kendali Allah, kita akan dibebaskan dari ketakutan atas segala kemungkinan negatif yang bisa terjadi dalam hidup kita.

Apakah Anda meyakini bahwa seluruh proses peradilan terhadap Yesus Kristus yang berujung pada vonis penyaliban terjadi atas izin Allah? Apakah Anda meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup Anda, baik peristiwa yang menguntungkan maupun yang merugikan hanya dapat terjadi karena Allah mengizinkan hal itu terjadi? Apakah Anda masih sering dikuasai oleh rasa khawatir atas kemungkinan hal-hal negatif yang bisa terjadi terhadap diri Anda? Saat menghadapi masalah, apakah Anda berani menjalani hidup dengan bersandar kepada Allah dan dengan meyakini pemeliharaan Allah atas hidup Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design