Kisah Para Rasul 2:1-21

Roh yang Menyertai Orang Percaya

24 Mei 2026
GI Purnama

Hari Raya Pentakosta adalah perayaan pengucapan syukur bangsa Israel atas berlangsungnya panen gandum. Perayaan ini bersifat nasional, bahkan orang-orang Yahudi di perantauan pun dihimbau untuk datang ke Yerusalem untuk merayakan hari raya itu. Pada perayaan Hari Raya Pentakosta yang kita baca dalam Bacaan Alkitab hari ini, terjadi pencurahan Roh Kudus, sehingga gereja memberi makna baru terhadap Hari Raya Pentakosta tersebut, yaitu sebagai peringatan atas peristiwa pencurahan Roh Kudus. Perlu diingat bahwa peristiwa pencurahan Roh Kudus itu hanya terjadi sekali dalam sejarah dan tidak akan diulang. Roh Kudus yang sudah turun ke dunia ini tidak pernah ditarik kembali. Oleh karena itu, bagi Gereja Kristen, Hari Raya Pentakosta tidak kita maknai sebagai hari untuk menanti pencurahan Roh Kudus kembali, melainkan hari untuk mengingat bahwa Roh Kudus sudah dicurahkan dan Roh Kudus sudah mendampingi gereja selama sekitar 2000 tahun.

Ada dua hal penting yang perlu diingat oleh gereja saat kita merayakan Hari Raya Pentakosta: Pertama, karunia berbahasa lain dalam Bacaan Alkitab hari ini adalah karunia yang bersifat mempersatukan, bukan karunia yang bersifat eksklusif dan membentuk kaum elit dalam gereja. Karunia berbahasa lain ini membuat komunikasi menjadi berjalan lancar. Orang-orang Yahudi dari perantauan yang hadir saat perayaan Hari Raya Pentakosta itu menjadi merasa diterima karena mereka bisa mendengar khotbah dalam bahasa yang paling mereka kenal. Kedua, ingatlah bahwa Rasul Petrus yang berkhotbah pada Hari Raya Pentakosta adalah orang sederhana yang semula berprofesi sebagai nelayan. Saat Tuhan Yesus menghadapi pengadilan Mahkamah Agama, dia tidak berani berterus terang sebagai pengikut Yesus Kristus. Akan tetapi, sesudah Roh Kudus dicurahkan, dia memiliki keberanian luar biasa. Dengan berani, Rasul Petrus berkhotbah di depan lebih dari 3000 pria, ditambah para wanita dan anak-anak. Roh Kudus mengubah Petrus yang sebelumnya bersikap pengecut menjadi Rasul Petrus yang Pemberani. Dia berubah dari seorang yang mencari aman menjadi orang yang berani menghadapi kematian demi pelaksanaan misi.

Roh Kudus yang menyertai para rasul dan telah menyertai orang-orang percaya di sepanjang masa, termasuk saat umat Tuhan mengalami penganiayaan, tetap menyertai orang percaya sampai masa kini. Bila Anda merasa takut dan tak berdaya, i9ngatlah bahwa Roh Kudus siap mendampingi Anda dan memberikan hikmat dan keberanian. Bila Anda merasa takut dan tidak berdaya, ingatlah bahwa Roh Kudus siap untuk mendampingi Anda!

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design