Sekalipun kata "Allah" tidak pernah disebut secara eksplisit, kedaulatan-Nya memancar kuat di balik setiap peristiwa dalam Kitab Ester. Setelah lolos dari ancaman pemusnahan massal oleh Haman, umat Yahudi mengalami pembalikan keadaan yang radikal (Ester 9-10). Peristiwa pembalikan itu diperingati sebagai Hari Raya Purim. Peristiwa itu bukan sekadar catatan kemenangan politis, tetapi proklamasi iman tentang kesetiaan Allah, termasuk dalam hal-hal yang dalam kacamata manusia mustahil terwujud. Ada tiga pilar penting yang bisa kita pelajari:





