Tuhan Yesus menegaskan bahwa perkataan-Nya dapat dipercaya. Saat seorang pegawai istana—yang dimaksud adalah istana Herodes—datang kepada Kristus memohon agar Ia menyembuhkan anaknya yang sakit dan hampir mati, Tuhan Yesus berkata kepadanya, "Jika kamu tidak melihat tanda dan mukjizat, kamu tidak percaya." (4:48). Sebenarnya, perkataan yang diucapkan kepada pegawai istana itu adalah perkataan sindiran yang ditujukan kepada banyak orang yang terpukau oleh mukjizat yang Ia lakukan, tetapi mengabaikan apa yang Ia ajarkan. Percaya (continue)





