Iman dan pertumbuhannya bagaikan benih di tangan petani yang ditanam di tanah. Benih itu disiapkan dan ditanam oleh petani, tetapi benih itu bertumbuh dan menjadi besar saat berada di tanah yang subur. Keberadaan dan cara kerja iman juga demikian. Tuhan mengaruniakan iman, dan firman Tuhan membuat iman itu bertumbuh, baik melalui disiplin rohani pribadi maupun melalui pemberitaan firman.
Iman muncul setelah Allah menyatakan diri-Nya dengan berfirman, dan kebenaran-Nya menjadi dasar untuk memercayai Dia (continue)





