Bacaan Alkitab hari ini terasa menegangkan. Kita menahan napas menanti keputusan Ester di tengah ancaman pemusnahan terhadap orang Yahudi. Melalui Mordekhai, Ester dihadapkan pada kenyataan bahwa kedudukannya sebagai ratu tidak menjamin keselamatannya. Jika ia memilih diam, maut tetap akan menjemputnya. Namun, Mordekhai menyatakan keyakinan yang radikal bahwa pertolongan dan kelepasan bagi umat pilihan pasti akan muncul, bahkan jika harus datang "dari pihak lain". Lalu, Mordekhai mengemukakan perkataan yang memaksa Ester berpikir, "Siapa tahu, justru untuk saat seperti (continue)





