Budaya populer sering menyebar narasi, "orang jahat adalah orang baik yang tersakiti". Tokoh utama film Joker (2019) kerap ditafsirkan sebagai menjadi jahat karena masa lalu penuh luka dan tak pernah ditolong, padahal Joker (badut)--bernama Arthur Fleck--secara sadar memilih menuju kekacauan, bukan sekadar korban pasif. Namun, jika dipakai untuk menjelaskan tentang sifat jahat, narasi ini tidak sesuai dengan Alkitab. Tokoh Haman membuktikannya. Alkitab tidak membingkai Haman sebagai korban keadaan. Wataknya angkuh, gila hormat, mudah marah. Saat Mordekhai menolak (continue)





