Setiap orang pasti pernah mengalami momen saat ia merasa telah mengecewakan TUHAN, entah menyangkut keputusan yang salah, sikap yang keras kepala, atau kebiasaan buruk yang terus dilakukan secara berulang. Mungkin kita bertanya dalam hati, "Apakah Tuhan masih mau sabar terhadap diri saya?" Hal inilah yang diungkapkan pemazmur mengenai kegagalan umat TUHAN di sepanjang sejarah. Di saat yang sama, kegagalan itu menegaskan bahwa kasih setia Allah selalu melampaui ketidaksetiaan manusia. Mazmur 106 merupakan cermin yang menunjukkan terjadinya kegagalan, sekaligus menjadi (continue)





