Dalam bacaan Alkitab hari ini, Ester bukan lagi pribadi yang hanya mengikuti keadaan seperti di pasal 2. Setelah berpuasa tiga hari, ia mengambil risiko untuk menghadap raja walaupun tidak dipanggil (5:1). Saat raja mengulurkan tongkat emas (5:2), Ester tidak langsung menyampaikan permohonannya, tetapi ia mengundang raja dan Haman ke perjamuan (5:4), lalu menunda lagi sampai perjamuan berikutnya (5:8). Penundaan itu bukan sekadar strategi cerdik. Tanpa Ester sadari sepenuhnya, Allah menyiapkan waktu yang tepat. Sebaliknya, Haman (continue)





