Bila kita menyimak proses yang terjadi saat Yesus Kristus diadili, tampak adanya politisasi terhadap proses peradilan yang dipaksakan itu. Para pemimpin agama membawa Yesus Kristus kepada Pilatus bukan untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk memaksakan vonis hukuman mati. Sebenarnya, para pemimpin agama itu tidak peduli tentang masalah benar-salah. Bagi mereka, pendapat mereka selalu dianggap benar dan semua yang bertentangan dengan pendapat mereka adalah salah. Mereka mendesak Pilatus untuk menjatuhkan vonis hukuman mati, tetapi mereka tidak memiliki bukti terhadap tuduhan (continue)





