Gambaran tentang api yang menyala di hutan Negeb (20:45-49) bukan sekadar kebakaran biasa, tetapi simbol penghakiman yang meluas, yang tidak dapat dipadamkan. Hutan melambangkan seluruh negeri, dan api menunjuk pada murka Allah yang menyapu dari selatan sampai utara tanpa pandang bulu. Namun, kebutaan rohani umat Allah membuat mereka hanya mendengar dan tidak memahami keseriusan firman Allah. Yehezkiel dianggap hanya berbicara dengan kata-kata sindiran (20:49). Di pasal 21, simbol penghakiman Allah menjadi lebih tajam, yaitu pedang (continue)





