Orang beriman harus mawas diri dan mewaspadai perkataan yang hendak ia ucapkan karena perkataan sering membuat orang percaya jatuh ke dalam dosa. Peringatan untuk menjaga perkataan sebenarnya sudah dikemukakan di awal surat Yakobus, "Saudara-saudaraku yang terkasih, ingatlah hal ini: Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah." (1:19) Yakobus menginginkan agar para pembaca suratnya benar-benar memperhatikan dan mengendalikan lidah mereka.
Lidah itu kecil, tetapi sangat (continue)





