Pada tahun 1912, dunia mengagumi Titanic, sebuah kapal yang disebut "tidak mungkin tenggelam". Kapal ini adalah simbol teknologi, kekuatan, dan kepercayaan diri manusia. Kapal ini diberangkatkan dengan rasa bangga yang beririsan dengan kesombongan, yakin bahwa ia tak akan tertaklukkan. Namun, sejarah mencatat bahwa kapal yang dianggap paling aman itu tenggelam secara tragis. Gambaran ini menolong kita memahami kejatuhan Tirus dalam Yehezkiel 27, sebuah bangsa yang begitu bangga akan ekonominya dan merasa tak tergoyahkan. Tirus dilukiskan seperti kapal raksasa yang (continue)





