Yehezkiel 19 adalah sebuah qînâ (nyanyian ratapan), yaitu bentuk sastra yang biasa dipakai untuk kematian atau kehancuran yang tragis. Nada pasal ini adalah dukacita ilahi atas runtuhnya kepemimpinan umat. Bagian ini penting untuk diperhatikan karena Allah tidak hanya menghakimi, tetapi juga "meratapi" akibat dosa umat-Nya. Bagian pertama (19: 1–9) menggambarkan Kerajaan Yehuda sebagai seekor "singa betina" yang melahirkan "anak-anak singa," yaitu para raja Yehuda. Kemungkinan, singa pertama adalah (continue)





