Di zaman sekarang, akses adalah segalanya. Hampir semua hal terasa bebas, terbuka, dan instan. Tinggal klik, scan, atau login, lalu kita bisa masuk dan mengakses dengan mudah. Namun, Yehezkiel 41–42 mengingatkan kita bahwa tidak semua ruang dapat dimasuki sesuka hati, terutama bila menyangkut hadirat Allah yang kudus. Kekudusan Allah memiliki batas yang harus dihormati. Yehezkiel 41 membahas ukuran dan detail bangunan Bait Allah. Bagi umat Israel di pembuangan, Bait Allah bukan sekadar rancangan (continue)





