Gelombang kebangunan rohani bangsa Israel berlanjut dengan pertobatan sejati di hadapan Allah. Mereka menunjukkan sikap pertobatan yang serius dengan memisahkan diri dari bangsa asing untuk berpuasa, mengenakan kain kabung, dan menaruh tanah di atas kepala (9:1-2). Selanjutnya, seluruh bangsa menghabiskan seperempat hari untuk membaca Kitab Taurat TUHAN. Ibarat terang bagi hati, Taurat menyingkapkan segala dosa mereka dan kejahatan yang telah dilakukan nenek moyang mereka. Sebagai respons atas penyingkapan dosa itu, bangsa Israel menghabiskan seperempat hari lagi untuk (continue)





