Dalam penglihatan Bait Suci yang dipulihkan dan setelah kemuliaan TUHAN memenuhi Bait-Nya, Allah menetapkan satu hal yang sangat tegas, yaitu bahwa kedekatan dengan-Nya tidak pernah lepas dari kekudusan, kesetiaan, dan keteraturan hidup. TUHAN menata kembali kehidupan umat-Nya agar mereka layak menjadi tempat kehadiran-Nya. Kehadiran Allah bukan sekadar membawa rasa aman atau nyaman, tetapi merupakan panggilan untuk hidup kudus, tertib, dan berkomitmen (44:5).
Bacaan Alkitab hari ini menyoroti tiga hal: Pertama (continue)





