Zakheus adalah pemungut cukai yang kaya dan berbadan pendek. Dia sadar bahwa profesinya sebagai pemungut cukai membuat ia dianggap sebagai sampah masyarakat. Dia ingin melihat Tuhan Yesus, tetapi ia pendek sehingga ia sukar melihat Tuhan Yesus yang dikerumuni oleh orang banyak. Ia tidak berani meminta orang lain memberi jalan karena ia sadar bahwa dirinya dibenci oleh orang banyak. Oleh karena itu, ia memanjat pohon ara supaya bisa melihat Tuhan Yesus. Dia tidak menyangka bahwa Tuhan Yesus menghargai ketulusannya, sehingga (continue)