1 Tawarikh 17

Pilih Relasi Atau Ambisi?

18 Januari 2022
GI Tommy Chendana

Niat baik Daud untuk mendirikan rumah yang megah sebagai tempat bagi Tabut Perjanjian TUHAN mendapatkan respons positif dari nabi Natan, sebab ia tahu bahwa Allah menyertai Daud (17:2). Di luar dugaan, ternyata TUHAN tidak mengizinkan niat Daud tersebut (17:4). Jawaban Tuhan mengungkapkan dua hal: Pertama, Allah berdaulat penuh untuk menentukan orang yang Dia izinkan mendirikan rumah bagi-Nya. Allah tidak pernah meminta umat-Nya mendirikan rumah bagi-Nya. Allah rela untuk berdiam dan menyatakan kehadiran-Nya di tengah umat-Nya melalui Tabut Perjanjian yang ditempatkan di dalam Kemah Suci. Kedua, Allah akan mendirikan kerajaan-Nya dan mendirikan rumah bagi diri-Nya di muka bumi melalui Daud dan keturunannya. Allah meyakinkan Daud bahwa Ia pasti menggenapi janji-janji-Nya seperti menjadikan Daud raja atas umat-Nya, melenyapkan musuh-musuh Daud, membesarkan nama Daud, memberikan tanah air yang tetap bagi umat-Nya, memberikan keturunan kepada Daud, mengokohkan kerajaan Daud, dan menjanjikan bahwa keturunan Daud-lah yang akan mendirikan rumah bagi-Nya. Allah akan menjadi Bapanya dan ia akan menjadi anak-Nya. Tuhan akan menjadikan keluarga Daud dan kerajaannya kokoh untuk selama-lamanya (17:7-14).

Jawaban Tuhan atas niat baik Daud bisa saja membuat Daud sakit hati, kecewa, dan marah. Daud bisa memprotes TUHAN, bahkan ia bisa tetap menjalankan rencananya karena motivasinya baik, sumber daya dan dana juga tersedia. Namun, hal itu tidak dilakukan oleh Daud. Ia berdoa, dan Ia sangat menyadari ketidaklayakannya untuk mendapatkan apa pun dari TUHAN, sehingga ia berkata, "Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?" (17:16). TUHAN senantiasa menyertai dan memberikan berkat-Nya secara berkelimpahan.

Terkadang, keinginan kita tidak sesuai dengan rencana Allah. Namun, percayalah bahwa Tuhan selalu memiliki maksud baik. Mungkin, rencana Allah itu bukan bagi kita, melainkan bagi generasi yang akan datang. Sekalipun Tuhan tidak mengabulkan permohonannya, Daud tetap bersyukur dan memuji TUHAN Allah. Daud lebih mengutamakan relasi dengan Allah daripada ambisi pribadinya. Bagaimana dengan Anda: Apakah Anda juga lebih mengutamakan terlaksananya rencana Allah daripada terlaksananya keinginan Anda sendiri?

Pokok Doa
1. Antisipasi gelombang ke 3 pandemi COVID-19.
2. Staf Sekretariat Sinode.
3. Kesatuan GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design