Zaman saat kita hidup sekarang ini mendorong manusia untuk terlihat hebat dan sempurna. Secara khusus, di media sosial, seseorang memoles dirinya agar bisa tampil sebaik mungkin dan mendapat banyak pengikut. Makin banyak pengikut berarti makin terkenal dan makin dihormati. Sayangnya, yang terlihat itu hanya kemasan, bukan kondisi yang sesungguhnya. Popularitas seperti itu berbeda dengan popularitas Raja Salomo. Dalam bacaan Alkitab hari ini, dituliskan bahwa Ratu Syeba—mungkin berasal dari Yaman, tetapi ada pula yang mengaitkan dengan Etiopia—sengaja datang ke Yerusalem untuk memastikan berita tentang Raja Salomo yang terkenal sebagai seorang yang memiliki hikmat melebihi semua orang lain. Ratu Syeba mengajukan berbagai pertanyaan yang sukar pada Raja Salomo, dan hikmat yang TUHAN berikan membuat Raja Salomo dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan dengan memuaskan (9:1-2).
Hikmat yang dimiliki Raja Salomo bukan hanya dalam hal memberi jawaban, tetapi juga dalam cara mengatur istana, yang mencakup penataan makanan di meja makan raja, pengaturan tempat duduk para pegawai, cara berpakaian yang dikenakan para pegawai, dan pengaturan ibadah di Bait Allah. Semuanya itu memperlihatkan hikmat yang TUHAN berikan pada Raja Salomo. Jadi, hikmat Raja Salomo bukan sebatas kata-kata, tetapi juga terwujud dalam keteraturan, karakter, sistem, dan kehidupan sehari-hari yang diterapkan Raja Salomo dalam kerajaannya. Semuanya itu membuat Ratu Syeba amat kagum, bukan hanya terhadap hikmat Raja Salomo, tetapi juga kepada TUHAN yang memberikan hikmat kepada Raja Salomo. Ratu Syeba berkata, Terpujilah TUHAN, Allahmu, .… (9:8). Kita tidak mengetahui apa yang membuat Ratu Syeba mengatakan perkataan itu. Mungkin, Raja Salomo menceritakan bahwa hikmat yang ia miliki merupakan pemberian TUHAN, sehingga Ratu Syeba berkata seperti itu. Hikmat Raja Salomo itu membuat semua raja di bumi ingin menghadap dia (9:23).
Apakah hanya Raja Salomo yang diberi hikmat oleh Tuhan? Yakobus 1:5 menjelaskan bahwa bila kita kekurangan hikmat, kita bisa meminta hikmat kepada Tuhan, dan Tuhan akan memberikan hikmat kepada kita. Apakah Anda memerlukan hikmat dari Tuhan? Jangan ragu untuk meminta hikmat kepada Tuhan! Ingatlah bahwa hikmat dari Tuhan bukan hanya berupa kemampuan berkata-kata, tetapi juga bisa memungkinkan kita menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Bila Anda merasa kekurangan hikmat, mintalah kepada Tuhan. Tuhan pasti akan memberikan hikmat-Nya kepada Anda!