2 Tawarikh 22:7–23:21

Allah Tidak Kehilangan Kendali

6 Juni 2026
Pdt. Roni Tan

Situasi kacau sering kali membuat orang berpikir bahwa situasi itu di luar kendali TUHAN. Benarkah demikian? Tidak! Dalam situasi kacau yang seakan-akan tidak ada harapan akan masa depan pun, Allah tetap memegang kendali. Inilah yang dituliskan dalam bacaan Alkitab hari ini. Situasi saat itu adalah keluarga Ahab dibunuh oleh Yehu sebagai pelaksanaan penghukuman Allah. Yehu juga membunuh Raja Ahazia (22:8-9). Ahazia menjadi raja yang jahat karena ia meniru kelakuan keluarga Raja Ahab yang merupakan kakek dari pihak ibu. Kematian Raja Ahazia ternyata tidak membuat situasi menjadi lebih baik. Atalya—ibu Ahazia yang memerintah Kerajaan Yehuda menggantikan anaknya—membunuh seluruh anggota keluarga dalam garis keturunan Raja Daud. Atalya—anak Raja Ahab—memerintah di Kerajaan Yehuda selama enam tahun (22:12). Atalya tidak sadar bahwa TUHAN telah memakai Yosabat—saudara Ahazia—untuk meluputkan salah seorang anak Raja Ahazia, yaitu Yoas, yang masih berusia satu tahun. Yoas disembunyikan di Rumah Allah oleh Imam Yoyada—suami Yosabat—selama 6 tahun. Tuhan memakai Imam Yoyada untuk membuat kesepakatan dengan para kepala pasukan dan orang-orang Lewi, serta menyusun penjagaan Bait TUHAN dengan rapi dan teratur (23:1-10).

Setelah tiba waktunya, saat berusia tujuh tahun, Yoas dimahkotai dan diurapi menjadi raja. Atalya diturunkan dari takhtanya dan menerima hukuman mati (23:12-15). Imam Yoyada memimpin pembaruan perjanjian antara TUHAN, raja, dan rakyat. Imam Yoyada menghancurkan kuil penyembahan Baal dan memulihkan ibadah kepada TUHAN. Orang Lewi kembali melayani di Bait Allah (23:16-19). Peristiwa ini memperlihatkan bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali Tuhan. Benarlah apa yang dituliskan dalam Amsal 19:21, "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHAN-lah yang terlaksana." (2 Tawarikh 22:7-23:21).

Dalam kehidupan kita, kita sering menemukan situasi dan kondisi yang membuat kita bertanya mengapa TUHAN seperti tidak bisa mengendalikan situasi. Sebagai orang percaya, kita yakin bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali TUHAN. Walaupun kita mengalami kerugian dan penderitaan dalam suatu peristiwa, hal itu tidak berarti bahwa apa yang kita alami di luar kendali TUHAN. Kita percaya bahwa TUHAN tetap memegang kendali! Bila situasi tampak seakan-akan tidak terkendali, suatu hari TUHAN akan mengungkapkan secara jelas bahwa sebenarnya, tidak ada peristiwa yang lepas dari kendali Tuhan. Saat Anda menghadapi situasi sulit, apakah Anda bisa meyakini bahwa Allah masih memegang kendali?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design