Seberapa besar pengaruh orang-orang di sekitar Anda terhadap cara Anda berpikir dan bertindak? Apakah pengaruh tersebut membangun diri Anda menjadi lebih baik atau justru membuat Anda menjadi lebih buruk? Sadarilah bahwa keberadaan orang lain dalam hidup Anda memiliki pengaruh terhadap diri Anda, baik dalam berkata-kata, berpikir, maupun dalam bertindak. Bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang dua orang raja yang memerintah pada masa yang berbeda, tetapi kehidupan keduanya sangat dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Raja pertama adalah Yoram yang menjadi raja Yehuda menggantikan Raja Yosafat, ayahnya. Setelah menjadi raja, Yoram membunuh semua saudaranya (21:4). Ia menikah dengan anak Raja Ahab, yaitu Atalya, sehingga cara hidupnya terpengaruh oleh kelakuan keluarga Ahab (21:6). Yoram tidak mau menaati Tuhan. Ia melakukan praktik penyembahan berhala dengan mengadopsi pola hidup, nilai, dan dosa keluarga Ahab, sehingga kerajaan Yehuda ikut terseret ke dalam kehancuran secara rohani. Jelas bahwa Raja Yoram terpengaruh oleh istrinya. Raja kedua adalah Ahazia yang menggantikan Raja Yoram, ayahnya. Raja Ahazia sangat dipengaruhi oleh ibunya yaitu Atalya, sehingga ia juga melakukan apa yang jahat di mata TUHAN (22:3-4).
Jelaslah bahwa Raja Yoram dan Raja Ahazia terpengaruh oleh orang yang sama, yaitu Atalya. Pengaruh buruk dari Atalya membuat mereka berdua menjadi dua raja yang jahat di mata Allah. Perhatikanlah nasihat Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:33, "Janganlah sesat! Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." Sangat penting bagi kita untuk belajar memilah dan memilih dengan siapa kita akan bergaul karena salah dalam memilah dan memilih akan membuat kita menerima pengaruh yang buruk dari orang-orang di sekitar kita, dan selanjutnya merusak diri kita.
Dengan siapakah selama ini Anda bergaul? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin dekat dengan TUHAN atau justru malah membuat Anda makin jauh dari Tuhan? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin produktif atau membuat Anda menjadi malas dan kehilangan semangat juang? Apakah Anda masih mampu menyaring informasi yang Anda terima dengan menerima hal-hal yang baik dan menolak hal-hal yang buruk? Mintalah hikmat Tuhan agar Anda memiliki kepekaan dalam bergaul serta mampu menolak pengaruh negatif dari orang-orang di sekitar Anda! Landasilah perjalanan hidup Anda dengan kebenaran firman Tuhan agar Anda bisa menjalani hidup yang berkenan kepada TUHAN!