Yohanes 8:30-59

Kristus Datang untuk Memerdekakan

12 Maret 2026
GI Purnama

Tuhan Yesus berkata, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa." (8:34). Identitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh faktor keturunan, tetapi oleh sikap dan perbuatannya. Sebagai keturunan Abraham, banyak orang Yahudi yang mengira bahwa keyakinan mereka terhadap kepercayaan orang Yahudi dan ketaatan mereka terhadap aturan-aturan cara hidup yang diutus secara terperinci dalam tradisi Yahudi sudah otomatis berarti bahwa apa yang mereka lakukan sudah sesuai dengan kehendak Allah. Akan tetapi, Tuhan Yesus berkata bahwa sikap dan perbuatan orang-orang Yahudi yang menentang—bahkan ingin membunuh—Yesus Kristus menunjukkan bahwa mereka tidak melakukan kehendak Allah, tetapi melakukan keinginan Iblis (8:44). Salah satu petunjuk untuk mengenali apakah seseorang melakukan kehendak Allah atau tidak terlihat dari sikap terhadap perkataan Kristus yang adalah firman Allah. Bila firman Allah menguasai hidup kita, kita akan dimerdekakan dari perhambaan dosa dan kita akan mengasihi Kristus serta melakukan kebenaran. Bila Kristus telah memerdekakan kita dari perbudakan dosa, kita akan memiliki keinginan untuk menaati firman-Nya.

Bacaan Alkitab hari ini menyampaikan pembicaraan Yesus Kristus dengan orang-orang Yahudi. Perkataan Kristus tetap relevan bagi kita yang hidup pada masa kini. Sikap dan perbuatan kita memperlihatkan apakah kita masih diperbudak oleh dosa atau kita sudah dimerdekakan oleh Kristus. Bila kita sudah dimerdekakan dari perbudakan dosa oleh Kristus, kita akan merasa sangat tidak nyaman bila kita berbuat dosa. Kita akan berusaha melakukan kebenaran, walaupun apa yang kita lakukan mungkin membuat kita menjadi terlihat berbeda dari orang lain, dan selanjutnya membuat kita dijauhi oleh orang-orang yang membenci kebenaran. Sama seperti Kristus melakukan kebenaran dan dibenci oleh orang-orang Yahudi, demikian pula kita tidak perlu merasa heran bila kita dibenci oleh orang lain saat kita melakukan kebenaran. Dunia ini mengutamakan kenyamanan dan keuntungan, sedangkan orang beriman seharusnya mengutamakan kebenaran dan terlaksananya kehendak Allah. Sama seperti tradisi Yahudi bisa bertentangan dengan kehendak Allah, kebiasaan orang Kristen dalam gereja juga bisa salah dan harus selalu diuji berdasarkan firman Allah. Bila praktik hidup bergereja sudah mulai bergeser dari kehendak Allah, praktik bergereja harus diuji kembali dengan firman Allah dan diperbaiki. Apakah Anda sudah dimerdekakan dari perbudakan dosa? Apakah Anda sudah hidup dalam kebenaran? Apakah cara hidup Anda memperlihatkan bahwa Anda mengasihi Kristus dan firman-Nya?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design