Kita lebih mudah berseru kepada TUHAN saat berada dalam situasi sulit, misalnya saat usaha kita mengalami masalah besar, saat tubuh kita didiagnosis sakit berat, atau saat relasi dalam keluarga kita buruk. Masalah berat cenderung membuat kita berseru kepada TUHAN. Akan tetapi, saat hidup kita mapan—apa lagi saat hidup kita berkelimpahan—apakah kita tetap berseru kepada TUHAN? Situasi yang berlangsung dalam bacaan Alkitab hari ini terjadi pada masa keemasan dalam sejarah Israel. Setelah Raja Salomo memanjatkan doa (continue)





