Haman telah mati, tetapi ancaman belum usai. Kitab Ester mengingatkan bahwa Allah tidak hanya menjatuhkan musuh, tetapi Ia menuntaskan keselamatan kita. Di balik layar sejarah, Allah yang "tak disebut" tetap Allah yang setia. Di meja perjamuan, Ester berdiri sebagai pengantara bagi bangsanya. Ia mempertaruhkan nyawa demi umatnya (7:3-6). Pada waktu-Nya, kejahatan Haman terbongkar. Haman akhirnya digantung di tiang gantungan yang ia siapkan. Benarlah kata pemazmur bahwa orang fasik jatuh ke lubang yang digalinya sendiri (Mazmur 7 (continue)





