Yosua 3

Berjalan Berdasarkan Iman

3 Maret 2020
Bacaan Alkitab hari ini : Yosua 3

Pergantian kepemimpinan adalah tidaklah mudah karena orang banyak akan mempertanyakan masalah kemampuan, kesungguhan, kesetiaan, kecerdasan sang pemimpin. Dalam konteks kepemimpinan Yosua, orang Israel akan mempertanyakan, "Apakah Tuhan berkenan kepada pemimpin mereka yang baru? Apakah Tuhan akan menyertai mereka melalui Yosua?" Pertanyaan yang sama tentu dipikirkan dan dirasakan juga oleh Yosua pada saat itu. Sekalipun demikian, Tuhan tahu apa yang dipikirkan dan dirasakan Yosua. Untuk menguatkan Yosua, TUHAN berfirman, "Pada hari inilah Aku mulai membesarkan namamu di mata seluruh orang Israel, supaya mereka tahu, bahwa seperti dahulu Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau. Maka kauperintahkanlah kepada para imam pengangkat tabut perjanjian itu, demikian: Setelah kamu sampai ke tepi air sungai Yordan, haruslah kamu tetap berdiri di sungai Yordan itu." (3:7-8).

Tuhan berjanji untuk menyertai Yosua sebagaimana Dia telah menyertai Musa. Hal ini terwujud dalam kisah selanjutnya, "Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu sungai Yordan itu sebak (penuh air) sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho. Tetapi para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan." (3:15-17).

Saat orang Israel dan para imam menaati perkataan Tuhan Allah, terwujudlah apa yang dikatakan Yosua. Kenyataan tersebut mengajarkan dua hal penting kepada kita: Pertama, kita harus meyakini bahwa TUHAN tidak pernah mengingkari janji-Nya. Firman-Nya pasti akan terwujud. Kedua, kita tidak akan bisa melihat perwujudan firman TUHAN bila kita tidak belajar untuk hidup dalam ketaatan kepada perintah-Nya serta berjalan (bertindak) berdasarkan iman. [GI Mathindas Wenas]
Pokok Doa
1. Generasi Muda Indonesia.
2. Pembina Pemuda dan Remaja GKY.
3. Yayasan Gema Kasih Yobel.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design