Efesus 1:15-23

Berdoa bagi Pengenalan akan Allah

2 Juni 2020
GI Edy Gurning
Jika perikop sebelumnya berisi puji-pujian kepada Allah Bapa (1:3-14), perikop yang kita baca hari ini berisi doa kepada Allah Bapa (1:15-23). Dalam doanya, Rasul Paulus lebih dahulu mengucap syukur kepada Allah Bapa atas iman dan kasih dari Jemaat Efesus (1:15-16b). Keberadaan seseorang "di dalam Kristus" tampak dari iman percayanya kepada Tuhan Yesus, yang kemudian menggerakkannya untuk mengasihi semua orang yang ada di dalam Kristus, apa pun sukunya.

Setelah ucapan syukur yang pendek, Rasul Paulus menaikkan doa syafaat bagi jemaat Efesus. Doa syafaat yang pertama adalah permohonan agar Allah memberi "Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia (Allah Bapa) dengan benar" (1:17). Dalam Alkitab, pengetahuan atau pengenalan akan Allah tidak bersifat mandek (berhenti), tetapi terus bertumbuh dalam kehidupan umat yang taat. Doa syafaat yang kedua adalah permohonan agar Jemaat Efesus mengerti perkara-perkara rohani ("agar kamu mengerti", 1:18), sehingga mereka mengerti tiga hal: Pertama, mengerti pengharapan yang terkandung dalam panggilan-Nya (1:18b), yaitu pengharapan akan keselamatan kekal (1 Tesalonika 5:8), kebenaran (Galatia 5:5), kebangkitan tubuh yang tidak akan binasa (1Korintus 15:52-55), kehidupan kekal (Titus 1:2; 3:7), dan pengharapan akan kemuliaan Allah (Roma 5:2). Kedua, supaya Jemaat di Efesus dapat mengerti "betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus" (1:18c). Ketiga, supaya mengerti akan kehebatan kuasa-Nya yang bekerja bagi orang percaya (1:19). Kedahsyatan kuasa Allah tampak pada empat peristiwa yang berurutan, yaitu saat Allah membangkitkan Kristus dari antara orang mati (1:20a), saat Allah mendudukkan Kristus di sebelah kanan-Nya di sorga (1:20b), saat Allah telah meletakkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus (1:22), dan saat Allah menjadikan Kristus sebagai Kepala dari segala yang ada (1:23). Kuasa Allah yang hebat ini tersedia bagi kita.

Apakah Anda mengerti hal terpenting yang harus Anda doakan? Doa syafaat Rasul Paulus adalah contoh bagi para pemimpin jemaat, bahwa hal terpenting yang harus ada dalam permohonan bagi jemaat yang kita bina adalah pengenalan akan Allah dan pengertian akan perkara rohani. Bagi anggota jemaat, hal terpenting yang harus ada dalam doa bagi diri sendiri dan keluarga juga sama, yaitu permohonan untuk mengenal Allah dengan benar dan mengerti perkara rohani.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design