Rut 3

Penebus yang Dibutuhkan

3 Juli 2020
GI Michele Turalaki
Setiap orang membutuhkan perlindungan. Tidak mengherankan bila kita berusaha memiliki jaminan berupa asuransi atau tunjangan hari tua. Bayangkan bila Anda menempati posisi sebagai Naomi atau Rut. Dua janda miskin itu—salah satu di antaranya adalah orang asing— tinggal di antara bangsa Israel. Di zaman itu, pada umumnya, manusia hidup sesukanya sendiri. Para perempuan—apalagi janda—sangat membutuhkan perlindungan. Itulah yang berada di benak Naomi saat ia menganjurkan Rut untuk mencari tempat perlindungan supaya Rut bahagia (3:1). Bagi Naomi, sosok yang tepat menjadi pelindung Rut adalah Boas, mengingat kebaikan hatinya selama ini terhadap keluarga mereka dan bahwa Boas adalah kaum keluarga dari Elimelekh.

Allah telah menetapkan hukum yang bertujuan melindungi milik pusaka umat-Nya supaya tidak jatuh ke tangan orang asing. Bila seseorang meninggal tanpa keturunan, saudara atau kerabat orang yang meninggal itu dapat meneruskan nama dan milik pusaka orang yang telah meninggal dengan menjadi penebus ( (lihat Ulangan 25:5-10). Inilah dasar permintaan Naomi terhadap Rut. Rut pun dengan patuh mengikuti saran Naomi (Rut 3:2-8).

Kepada Boas, Rut berkata, "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini. . . ." (3:9) Boas, seorang kaum keluarga yang terhormat, ternyata merespons dengan baik. Ia berniat menjadi penebus bagi milik pusaka kaum keluarga Elimelekh serta menikahi Rut. Kesediaan Boas membuat kehidupan Naomi dan Rut berubah drastis, bahkan menjadi solusi bagi seluruh penderitaan hidup Naomi dan Rut.

Sesungguhnya, kebutuhan Naomi dan Rut akan penebus merupakan gambaran nyata dari kebutuhan kita akan Penebus yang menyelamatkan dan melindungi kita. Dosa membuat kita mati secara rohani (Efesus 2:1). Akan tetapi, syukur kepada Allah, Kristus telah menjadi Penebus kita! Ia telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita (Efesus 1:7). Di salib itulah, kematian-Nya menghidupkan kita. Keterpisahan-Nya dengan Allah Bapa saat Dia berada di kayu salib telah mendamaikan kita dengan Allah. Penebusan-Nya membuat kita diangkat menjadi anak-anak Allah dan kita mendapat tempat di dalam keluarga Allah (Roma 8:16). Bersyukurlah!
Pokok Doa
1. Satuan Tugas COVID-19.
2. Persiapan Pembukaan Ibadah Konvensional.
3. Yayasan Hidup Baru.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design