Roma 8:31-39

Menatap Pengharapan di Masa Depan

31 Desember 2021
Pdt. Emanuel Cahyanto Wibisono

Hari ini kita akan mengakhiri perjalanan hidup kita di tahun 2021. Tahun depan, kondisi pandemi covid-19 masih membayangi kehidupan kita. Banyak orang masih dicekam oleh rasa cemas dan terus menduga-duga apakah situasi ekonomi tahun depan bisa menjadi lebih baik bila dibandingkan dengan masa sulit selama dua tahun ini. Mungkin ada di antara kita yang merasa kuatir terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan penularan covid-19 seusai masa raya Natal dan pergantian tahun. Jangan-jangan, ada di antara kita yang sudah tidak memiliki pengharapan saat mengakhiri tahun 2021 ini.

Surat Rasul Paulus yang kita renungkan pada hari ini menegaskan bahwa Allah di pihak kita, anak-anak-Nya (8:31). Allah Bapa yang telah mengaruniakan Putera Tunggal-Nya bagi kita pasti akan memberikan berkat-Nya (8:32), dan Kristus pun pasti akan menyertai kita sesuai dengan janji-Nya (Matius 28:20). Kita bisa meyakini bahwa Allah turut bekerja--dalam setiap situasi yang dihadapi oleh umat pilihan-Nya--untuk mendatangkan kebaikan, yakni membentuk pengenalan pribadi yang lebih mendalam dengan Allah (Roma 8:28-29). Bukan hanya itu, di dalam Kristus, orang-orang pilihan Allah pasti akan memperoleh kemuliaan pada akhirnya (8:30). Selanjutnya, siapa pun dan kondisi apa pun tidak akan bisa memisahkan kita dari kasih Kristus (8:35). Dengan demikian, sungguh benar bila kita disebut "lebih dari pada orang-orang yang menang" (8:37). Kemenangan yang kita peroleh di dalam Kristus adalah kemenangan yang gilang gemilang dan merupakan suatu kepastian.

Selain janji-janji untuk masa mendatang, Tuhan juga memberikan janji-janji untuk masa kini berupa damai sejahtera (Yohanes 14:27), hikmat (Yakobus 1:5), perlindungan (1 Korintus 10:13), pertolongan, dan kekuatan (Matius 11:28). Sesungguhnya, janji-janji Tuhan untuk masa mendatang maupun untuk masa kini itu jauh lebih berharga bila dibandingkan dengan segala kesulitan hidup yang sedang kita hadapi saat ini. Walaupun tantangan dan kesulitan hidup tidak mungkin untuk kita hindari, janji-janji yang kita peroleh di dalam Kristus jauh lebih berharga daripada semua masalah yang kita hadapi. Tataplah pengharapan yang kita miliki di dalam Kristus. Pengharapan itu akan membangkitkan daya juang dan keuletan untuk menghadapi segala kesulitan. Ingatlah bahwa umat pilihan Allah itu lebih dari para pemenang (Roma 8:37)!

Pokok Doa
1. Badan Narkotika Nasional RI.
2. Lembaga Rehabilitasi Pecandu Narkoba.
3. Majelis dan Staf Bidang PI Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design